Janji di Bawah Langit yang Sama
Bab 1 - Sahabat Sejak Hari Pertama
Kota Tasikmalaya selalu memiliki cara sederhana untuk membuat kenangan terasa hangat. Udara pagi yang sejuk, suara burung dari pepohonan, dan tawa anak-anak yang memenuhi halaman sebuah taman kanak-kanak menjadi saksi awal sebuah persahabatan yang tak pernah diduga akan bertahan begitu lama.
Di hari pertama masuk TK, seorang anak laki-laki bernama Arsen duduk sendirian di pojok kelas. Ia memegang kotak pensil berwarna biru pemberian ayahnya. Wajahnya tampak gugup karena belum mengenal siapa pun.
Tak lama kemudian, seorang anak lain menghampirinya.
"Hai... boleh gak aku duduk di sini?" tanyanya sambil tersenyum.
Arsen mengangguk pelan.
"Nama aku Antonio, kamu?." Antonio memperkenalkan diri sambil mengajaknya bersalaman
"Aku Arsen." Jawab Arsen malu-malu
Sejak percakapan sederhana itu, keduanya hampir tidak pernah terpisah.
Mereka bermain ayunan bersama, saling berbagi bekal, belajar menggambar, hingga sering dimarahi guru karena terlalu banyak tertawa saat jam pelajaran berlangsung.