Janji di Bawah Langit yang Sama
Bab 10 - Festival Persahabatan
Semester pertama di SMP Negeri 15 Surabaya hampir berakhir.
Suasana sekolah semakin meriah karena seluruh siswa sedang mempersiapkan acara terbesar tahun itu, yaitu Festival Persahabatan, sebuah kegiatan yang menampilkan olahraga, seni, dan berbagai kreativitas siswa.
Kepala sekolah berdiri di podium saat upacara pagi.
"Tahun ini, tema festival kita adalah 'Bersatu dalam Perbedaan'. Saya berharap seluruh siswa saling mendukung dan menunjukkan bahwa persahabatan lebih berharga daripada persaingan."
Seluruh siswa bertepuk tangan.
Arsen dan Antonio saling berpandangan sambil tersenyum.
Tema itu terasa begitu dekat dengan perjalanan hidup mereka.
Beberapa hari kemudian, para guru mulai membagi tugas.
Bu Ratna menghampiri Arsen.
"Arsen, Ibu ingin kamu menciptakan lagu untuk pembukaan festival nanti gimana bisa sen?."
Arsen terkejut.
"Saya, Bu?" Tanyanya.
"Iya. Ibu percaya kamu pasti Bisa ya sen."
Arsen mengangguk penuh semangat.
"Terima kasih, ya Bu."
Di tempat lain, Pak Hendra mengumpulkan tim basket.
"Antonio."
"Iya, Pak." Jawab Antonio
"Kamu kami tunjuk menjadi kapten tim untuk pertandingan final Festival Persahabatan."
Antonio terdiam sejenak.
"Kapten?" Antonio gak percaya.
Pak Hendra tersenyum.
"Kamu bukan hanya pemain yang hebat, tetapi juga mampu menyatukan teman-temanmu."
Antonio menerima kepercayaan itu dengan penuh tanggung jawab.
Persiapan berlangsung hampir setiap hari.
Sepulang sekolah, Arsen sibuk menyusun lirik lagu di ruang musik.
Sesekali Antonio datang membawa dua gelas es teh.
"Masih belum selesai?" Tanya Antonio
Arsen tertawa kecil.
"Liriknya sudah, tinggal melodinya."
Antonio duduk di sampingnya.
"Coba mainkan." Pinta Antonio
Arsen mulai memetik gitar.
Lagu itu terdengar ceria namun penuh makna.