JANJI DI BULAN FEBRUARI

Sang Alifas Yang Merumput
Chapter #3

Rahasia di Atas Motor

Kartika buru-buru mengangkat Pongky ke atas, menatap anjing kecil itu dengan mata melotot yang dibuat-buat, mencoba menutupi detak jantungnya yang pasti masih berdegup kencang akibat kejadian barusan.

"Pongky….. Ini temen Kakak, Mas Dimas. Kamu jangan bilang sama Papah Mamah, awas ya! Nanti Kakak kunci di kandang kalau sampai bilang…." ancam Kartika ketus, seolah anabul putih itu benar-benar mengerti bahasa manusia dan bisa mengadu kepada orang tuanya.

Mendengar ancaman itu, Pongky hanya menjulurkan lidahnya, melompat turun dari pangkuan Kartika, lalu berjalan mendekati kakiku. Anjing kecil itu mengendus-endus ujung sepatuku sejenak, mengibas-ngibaskan ekornya dengan riang seolah memberikan tanda persetujuan ghaib, sebelum akhirnya melenggang masuk kembali ke dalam rumah.

Aku berdehem pelan, menggosok tengkukku yang mendadak terasa hangat. "Emmmm... Tadi mau cerita apa, Neng?" tanyaku, mencoba mengembalikan obrolan meskipun nada suaraku masih terdengar sedikit kaku karena sisa salting yang belum sepenuhnya hilang.

Kartika memalingkan wajahnya yang masih merona, pura-pura sibuk merapikan lipatan celananya. "Enggak jadi….." jawabnya singkat.

Aku menaikkan sebelah alisku, menatapnya dengan senyum tipis. "Loh, kok enggak jadi? Cerita aja, barangkali aku bisa menjadi pendengar yang baik. Atau... mungkin aku bisa memberikan solusi jika memang diperlukan."

Kartika menoleh ke arahku, mengerucutkan bibirnya dengan gemas sambil melipat kedua tangannya di depan dada. "Pokoknya enggak jadi cerita... titik!" tegasnya, memperlihatkan sifat keras kepalanya yang kekanak-kanakan namun selalu sukses membuatku gemas.

Melihat keras kepalanya yang tidak bisa diganggu gugat untuk saat ini, aku langsung memutar otak. Waktu terus berjalan menuju jam sif malamku, dan aku tidak ingin sisa malam ini habis dalam kecanggungan. "Ya sudah, bagaimana kalau kita cari makan di luar?" tanyaku menawarkan alternatif.

"Aku enggak lapar!" sahut Kartika ketus, menolak dengan cepat.

Lihat selengkapnya