Blurb
"Kembali ke Pelukan Bara":
Delapan belas tahun bukan waktu yang singkat untuk melupakan seseorang.
Bagi Samaira, kesuksesannya sebagai CEO tidak mampu mengisi kekosongan di hatinya. Ingatannya tentang masa lalu tetap hidup, terkunci rapat pada satu nama yang telah lama hilang.
Di sisi lain, Bara menjalani hari-harinya secara sederhana sebagai seorang pegawai SPBU. Ia tak pernah menyangka bahwa takdir akan mempertemukannya kembali dengan Samaira—perempuan dari masa lalunya yang kini berdiri di dunia yang jauh berbeda.
Pertemuan singkat di bawah kanopi SPBU itu menyalakan kembali api cinta yang sempat padam. Namun, jurang pemisah berupa status sosial membuat Bara memilih mundur dan merasa tidak pantas.
Ketika cinta dan kenyataan berbenturan, sanggupkah mereka bertahan melawan waktu dan perbedaan? Atau takdir memang hanya ingin mereka sekadar singgah kembali?