Jejak Garuda Di Wageningen

Adam Nazar Yasin
Chapter #3

Seleksi

10 Juni 2024….

Berbulan-bulan melakukan persiapan dan mengikuti 2 tahapan awal, yaitu seleksi administrasi dan membuat essai, kini akhirnya hari itu telah tiba. LPDP telah resmi memanggil Arya untuk melakukan sesi wawancara lebih lanjut yang menjadi tahapan ketiga.

“Buu, aku lolos seleksi LPDP!” teriak Arya yang tiba-tiba keluar dari kamarnya. Mendengar hal itu, sang ibu yang sedang duduk di ruang tengah lalu menadahkan kedua tangannya ke atas. “Alhamdulillah ya Allah,” Arya berlari ke arahnya, lalu memeluknya dengan erat.

“Besok jam 9.30, aku harus berada di gedung Danadyaksa untuk melakukan interview tahap akhir.” ucapnya sambil melepaskan pelukannya.

Sang ibu tersenyum menjawab, “Oh di gedung kementerian keuangannya langsung yah. Kalau begitu, segera persiapkan dengan baik. Cari berbagai referensi tentang bagaimana para penerima bisa di interview dengan baik. Hasilnya, biar Tuhan yang memutuskan. Kamu cukup berusaha dengan sebaik mungkin.”

Arya mengangguk, sentuhan kata-kata itu cukup menjadi pondasinya untuk melakukan pertempuran besok.

Mendengar percakapan itu, Nadia keluar dari arah dapur. “Kakak selamat! Traktir aku lagi kalau lolos nanti yah!” ucapnya sambil berlari ikut memeluk sang kakak.

Ibu dan Arya hanya bisa tertawa mendengarnya. “Thank youu. Oke, tapi jangan mie ramen lagi. Yang lain dong. Mau apa kira-kira?”

“Oke, gimana kalau kita makan kerak telor?” pintanya tanpa berpikir panjang. Arya tersenyum dan mengangguk, “Hmm, unik juga. Boleh deh!”

Sang ibu menutup momentum bahagia itu, “Udah-udah, nanti lagi soal itu. Sekarang kamu segera persiapkan yang terbaik.”

“Siap bu!”

Memasuki malam, keheningan kamarnya membuat Arya memfokuskan jiwa dan raganya untuk bersiap menghadapi pertempuran besok. Berbagai Channel YouTube, informasi literatur, sampai beberapa tips interview yang berada dalam algoritma media sosialnya, semua dia perhatikan dengan seksama dalam tempo yang perlahan. Tidak ada distraksi dan gangguan kecil seperti suara gerobak somay atau kwetiaw. Alur takdir benar-benar seperti memfasilitasinya untuk memberikan yang terbaik.

Lalu pagi itu tiba, Arya berangkat menuju gedung Danayasa. “Bu, aku pergi dulu. Minta doanya ya,” ucapnya dengan tulus sambil mencium tangan sang ibu.

“Jawab dengan tenang, jadi pribadi yang apa adanya. Jangan berbohong sekecil apapun.”

Nasihat itu membuatnya membatu seketika. Memang, adakah yang pernah membohong untuk mendapatkan ini? Entahlah, dia matikan sejenak rasa penasaran terhadap pertanyaan dadakan itu.

Arya menangguk, dia berbalik dan membuka pagar. Taksi pesanannya terlihat sudah sampai.

“Wassalamualaikum…,” ucapnya sambil membuka jendela mobil.

“Waalaikumsalam…”

Hampir 1 jam berlalu, Arya sampai di hadapan gedung Danadyaksa. “Oalah, disini rupanya...” gumamnya yang nampak familiar dengan jalanan itu. Dia membuka akunnya di website, mencoba mengikuti setiap arahannya. Dengan seksama, dia memperhatikan landscape gedungnya. “Kalau di web sih, suruh naik ke lantai 3. Masuk ke ruang 14, lalu tunggu panggilan.”

Namun tiba-tiba, seorang satpam menghampiri, “Ada yang bisa di bantu kak?”

Arya menoleh dan menjawab, “Oh iya pak, saya mau interview LPDP. Di sebelah mana ya pak?”

Sang satpam tersenyum, “Oh, yang interview yah. Mari saya antar.”

“Oke pak.”

Sampai di hadapan customer service, sang satpam nampak laporan terlebih dahulu pada pegawai yang sedang bertugas. Terlihat beberapa percakapan secara singkat.

“Ada yang mau interview,”

“Oh, oke pak. Silahkan diantarkan saja.”

Arya dan sang satpam menaiki lift. Lalu saat sampai di lantai yang dituju, sang satpam menunjukan ruangan yang akan digunakan dia untuk sesi wawancara.

“Itu kak yang ada beberapa orang menunggu juga, nah disini aja tunggunya.” katanya sambil menunjuk ke arah jam 12. Terlihat memang ada beberapa orang yang sedang menunggu dan memegang berbagai berkas.

“Oh begitu, baik pak. Terima kasih banyak sudah di antar kesini.”

Lalu sang satpam pamit, “Baik, kalau begitu saya tinggal dulu ya. Semoga dimudahkan. Mari kak,”

Lihat selengkapnya