CHAPTER 11
"Tidak semua arsip disimpan untuk dikenang. Beberapa disembunyikan agar tidak pernah ditemukan."
Jam dinding di Innovation Hub menunjukkan pukul 08:15 BST. Cahaya matahari menembus jendela besar Innovation Hub, memantulkan warna keemasan di atas lantai kayu yang masih bersih. Di luar, halaman kampus tampak hidup seperti biasa. Sekelompok mahasiswa sedang berlatih musik di taman fakultas. Aroma kopi dari kafe dekat perpustakaan terbawa angin pagi.
Suasananya terlalu tenang. Namun, bagi Team Alpha, pagi itu tidak ada yang terasa biasa. Tidak ada candaan Alexander. Tidak ada komentar spontan Claire. Bahkan Ethan, yang biasanya paling cerewet saat berdiskusi, memilih diam sambil memandangi layar laptop.
Di tengah meja bundar, sebuah foto lama tergeletak. Foto yang semalam membuat mereka semua kehilangan kata-kata. Foto tersebut berisi enam mahasiswa. Dan lima wajah sudah mereka kenali yaitu Nathan Arvelle, Darren Volkov, Leonard Ashford, Vincent Alistair, Kai Chiyoko Whitmore, dan satu wajah lain yang sengaja dicoret menggunakan spidol hitam.
Kael berdiri di dekat papan tulis digital.
"Guys, ayo mulai hari ini kita berhenti berasumsi ya, terus kita juga harus mulai sama semua masalah ini dari banyaknya fakta yang sudah kita kumpulin dari sejak kemarin."
Claire mengangguk.
"Setuju."
Ia langsung menghubungkan laptop ke layar utama. Kemudian slide pertama muncul. Judulnya sederhana.
Timeline ORION
"Asal kalian tau ya, tadi malam aku hampir nggak tidur. Aku cari semua arsip digital yang masih bisa diakses."
Alexander meliriknya.
"Terus hasilnya gimana?"
Claire menarik napas.
"Aneh."
"Bisa juga di bilang aneh banget malah."
Ia membuka halaman pertama. Semua data mengenai Project ORION hanya tersisa potongan-potongan kecil. Artikel berita yang seharusnya lengkap hanya menyisakan judul. Laporan penelitian berhenti di halaman ketiga. Bahkan beberapa tautan kampus menampilkan tulisan:
404 — File Not Found
Claire memperbesar layar.
"Kalau cuma satu dokumen yang hilang..."
"...itu kebetulan."
"Tapi kalau puluhan dokumen hilang dengan pola yang sama..."
Lucas menyambung pelan,
"...berarti ada yang sengaja menghapus jejak."
Claire mengangguk.
"Exactly."
Elara yang sejak tadi diam akhirnya berbicara.
"Kalau proyek ini benar-benar dihentikan..."
"...kenapa masih ada orang yang mati-matian melindunginya?"
Tidak ada yang langsung menjawab. Karena mereka semua memikirkan pertanyaan yang sama.
Kemudian Claire membuka file lain.
"Semalam aku berhasil masuk ke arsip data alumni nasional. Awalnya aku cuma pengen cari data Nathan."
"Lalu..."
"...aku nemu ini."
Muncul daftar dosen pembimbing Project ORION. Satu nama langsung menarik perhatian.
Dr. Theodore Sinclair
Status:
Mengundurkan diri secara mendadak.
Tahun berikutnya...
Tidak ada lagi data tentang dirinya. Seolah orang itu menghilang. Tidak lama kemudian Alexander mengangkat alis.