Jejak sang Petarung: Warisan Macan Hitam

yooajh
Chapter #6

#6 Ujian yang Sesungguhnya

Angin malam berembus kencang, membawa hawa dingin yang menusuk. Di bawah cahaya bulan, pertarungan antara Sasa dan dua murid Ryo masih berlangsung sengit.


Pemuda itu terengah-engah, keringat membasahi dahinya. Gadis di sampingnya juga tampak kelelahan, tetapi matanya masih menyala dengan tekad. Mereka sudah menyadari bahwa melawan Sasa bukanlah hal yang mudah.


Sasa melangkah maju, pedangnya bergetar dalam genggaman. “Jika ini batas kalian, maka kalian tidak akan pernah bisa mengembalikan Macan Hitam.”


Gadis itu mengepalkan tangan. “Kami tidak akan menyerah!”


Tiba-tiba, pemuda itu mengayunkan pedangnya dalam serangan cepat, mencoba mengejutkan Sasa. Tapi sebelum pedangnya bisa mencapai target, Sasa menghilang dari pandangan mereka. Dalam sekejap, ia sudah berada di belakang mereka.


“Tidak cukup cepat.”


Satu tendangan mendarat di punggung pemuda itu, membuatnya terdorong ke depan. Gadis itu berusaha menyerang dengan bilah pendeknya, tetapi Sasa menangkisnya dengan mudah, kemudian menendangnya mundur.


Ryo yang mengamati dari kejauhan hanya menyaksikan dengan ekspresi datar. “Mereka punya potensi,” gumamnya pelan.


Raka, yang berdiri di sebelahnya, menyeringai. “Tapi masih terlalu mentah.”


Murid-murid itu mencoba bangkit, tetapi kali ini, Sasa tidak memberikan mereka kesempatan. Dalam sekejap, ujung pedangnya sudah mengarah ke tenggorokan mereka berdua.


“Kalian kalah,” kata Sasa dingin.


Pemuda itu terdiam, napasnya memburu. Gadis itu mengepalkan tangan, menggigit bibirnya.

Lihat selengkapnya