Pernikahan Anya dan Hazel dilangsungkan sesuai jadwal baru yang sempat diundur beberapa minggu lalu. Tepat dua hari setelahnya, giliran resepsi pernikahan Jeremy dan Abell yang digelar secara megah.
Di sudut lain ruangan, Aaron dan Bima berdiri berdampingan menikmati alunan live music yang syahdu.
Bima tampak tidak fokus mendengarkan ocehan Aaron karena matanya sejak tadi terpaku pada sesosok gadis cantik berwajah oriental. Gadis itu bermata sipit, warna kulitnya terang, dan tulang pipi yang rata. Matanya tampak tenggelam apabila tertawa.
Cantik sekali, benar-benar sempurna, kagum Bima.
Wanita itu adalah Yuzuki, adik kandung Yuta. Semula, Yuta hanya berniat mengajak sang kekasih, Zhen, untuk pergi. Namun, Yuzuki merengek minta ikut karena bosan terus-menerus mendekam di rumah. Ketiganya kini berdiri sekitar sepuluh meter dari tempat Bima dan Aaron berada.
Aaron, yang menyadari perhatian sahabatnya mendadak teralihkan, ikut melirik ke arah pandangan Bima.
"Kamu kenal gadis itu?" tanya Aaron menyelidik.
Tanpa mengalihkan pandangannya sedetik pun, Bima menjawab, "Tidak sama sekali, Aaron. Tapi sepertinya dia adalah salah satu bidadari yang turun dari khayangan," ia tersenyum-senyum sendiri, terpesona.