Hanya clingak-clinguk perhatikan lorong kedatangan Bandar Udara International Heathrow hanya sepi tidak ada jadwal lagi kedatangan dari luar negeri.
Tentu makin khawatir raut wajah Firman berapa kali wajahnya di dekatkan pada kaca besar sebagai sekat pembatas.
"Kok Ambu dan Abah ngak ada? Apa mereka berdua udah landing sejak dari tadi?" guman bingung sambil wajahnya makin dekat pada sekat kaca pembatas.
Siang itu Bandar Udara International Heathrow, sudah tidak adalagi pesawat landing turunkan penumpang dari luar negeri. Makin khawatir Firman berdiri belakangi kaca pembatas, lalu tangan kanannya merogoh saku celana jeansnya warna bitu tua bersepatu kets putih.
"Kring ... Kring ..." suara dering ponsel.
Mobil hanya lalu-lalang sesaat berhenti ketika sudah menurunkan dan menaikan penumpang dan calon penumpang pesawat.
"Aduh Abah! Saya dari tadi nungguin disini!" jempol tangan kirinya sontak menekan halus tombol merah ponsel lalu di masukan lagi kedalam saku celana jeans birunya.
Ternyata sejak dari tadi, setelah Bagyo mengganti nomor setempat dirinya baru bisa mengabari Firman. tapi Firman malahan telat datang menjemputnya, mungkin saja antara Bagyo dan Firman sedikit miscommunication saja.
"Abah, Abah!" guman Firman terus berjalan sambil menyebarangi jalan tidak ada lalu-lalang mobil saat itu.
"Masih jauh, Ntan rumah sakitnya?" tanya bawel bangat Ayla dari tadi sepanjang perjalan selalu bertanya pada Intan cuman berjalan saja.
"Kalau tadi tanya sama orang sini. St. Thomas Hospital tidak jauh lagi dari sini. Lagian kenapa juga dari tadi loe nanya-nanya aja, Ayla! Lagian tadi kenapa ikut!" dari sabar sampai kesal Intan sahutin Ayla sedikit kesal tidak terima kedua kakinya berjalan ikuti Intan didepan.
"Lagian juga kenapa ngak sabaran. Kan'kata Ustad Hamzah nungguin dia dulu bersihin Masjid. Nah jadi gini'kan kita kesasar ngak tahu kemana!" sahut Ayla lidahnya menjulur meledek dibelakang Intan tidak tahu saja kalau tahu bakalan marah.
"Udeh deh, diam aja Ayla!" sahut berbalik kesal Intan perhatikan jalan, yang hanya kelihatan gedung-gedung tinggi menjulang. Mereka berdua berdiri didepan gedung parlemen Inggris London.