Jodoh Pilihan Allah ~Novel~

Herman Siem
Chapter #45

Kembali Lagi

Tiga Bulan Telah Berlalu

Terdengar sayup namun pasti lantunan dari setiap kelas, lantuan Suci Ayat-Ayat Alquran terdengar dari setiap kelas. Kini Pesantren Al Nur Iman kembali bergeliat lagi dengan santriwati sudah kembali memenuhi setiap kelas.

Langit siang itu terasa sendu, lereng perbukitan Gunung Burangrang makin tampak hijau nan indah sekali, tapi sebentar lagi akan tertutupi kabut.

Flash Back

Seakan perbukitan lereng Gunung Burangrang ingin melihat kepergian Salwa, tanpa sedikitpun kehilangan moment terharu masih berpelukan erat antara Salwa dan Intan.

"Teteh, janji akan bawa Renol pulang buat kamu, Ntan. Alangkah bahagianya Teteh bila nantinya melihat keponakan Teteh lengkap bersama Abahnya, yang selalu mendekap pelukan kasih sayang dan selalu mencintainya," makin sedih Salwa juga tidak mau melepaskan pelukannya, padahal Bang Kusin sudah sejak dari tadi duduk menunggu dibelakang kemudi setir mobil Avanza warna silver.

Wajah sendu teduh masih menggelayuti raut wajah Salwa masih teringat ketika tiga bulan lalu dirinya berangkat ke London buat mencari Renol. Pastinya sampai detik ini dan kapanpun dirinya masih terus akan teringat dengan Intan.

Senyuman terumbar saat santriwati selesai dan bergegas keluar dari dalam kelas, hanya suara canda tawa penuh keceriaan menghiasiwajah-wajah mereka dengan aneka warna hijab membaluti kepalanya.

Tidak akan sepi lagi Pesantern Al Nur Iman, berapa bulan kebelakang hanya sepi dan kesunyian saja yang terlihat.

Aneka tunik dan dress lengan panjang terasa bebas sopan dikenakan santriwati mulai dekat menghampiri Salwa dan menyalami tangan kanannya.

Satu-persatu santriwati menyalami tangan Salwa, terasa makin kuat hatinya teringat Intan. Terasa ada Intan ikut dalam barisan antrian makin maju mendekati dirinya.

Lihat selengkapnya