{Keesokan paginya}
Suasana sekolah tidak berubah, namun pandangan Citra terhadap setiap sudut bangunan itu terasa asing, Ruang OSIS yang dulu ia anggap sebagai "rumah" kedua, kini tampak seperti sel yang mengurung potensinya.
Citra berjalan di koridor dengan dokumen di tangannya, Ia melihat Daren sedang berdiri di dekat mading Ruang OSIS, dikelilingi oleh beberapa pengurus OSIS lainnya.
Daren tampak sangat berwibawa, membagi tugas dengan gestur yang meyakinkan, Valen berdiri di sisi kanan Daren, sesekali memberikan masukan yang membuat orang-orang di sana mengangguk setuju.
Citra mendekat, berniat menyerahkan laporan yang selesai ia kerjakan semalaman.
"Ren, ini laporan donasi yang lo minta," ujar Citra, menyodorkan map biru.
Daren bahkan tidak menoleh sepenuhnya, Ia mengambil map itu tanpa mengucapkan terima kasih, langsung menyerahkannya pada salah satu pengurus baru.
"Bagus. Sekarang, lo bantuin bagian perlengkapan buat setting panggung di aula" Ujarnya Tanpa menoleh.
"Mereka butuh orang buat ngerapiin dekorasi bunga" Lanjutnya menyuruh Citra.
Citra tertegun.
"Gue? Tapi gue ada kelas tambahan hari ini, Ren. . Gue udah bilang dari kemarin" Ucap Citra Menjelaskan.
Valencia yang sedari tadi diam, tiba-tiba memotong dengan nada manis yang menusuk.