Blurb
Pada dasawarsa 1930. Tanah Jawa merintih. Di Wengker, pabrik gula Belanda merusak alam serta manusianya. Di sanalah Jaka diwarisi tahta menggantikan kedua kakaknya menjadi bupati. Jauh dari Priangan tempat Ia menyantri dan jatuh hati pada Asmarani.
Dalam dasawarsa yang sama di Priangan ; Onderwijs Ordonante (ordonansi sekolah liar) membawanya pada cengkraman hukum Belanda. Dan propaganda yang masih dijunjung priayi Sunda, menghadapkannya pada larangan pernikahan Sunda-Jawa.
*****
Apa guna menjadi bupati di tanah yang hampir mati? Bila bukan garis silsilah, ia akan memilih hidup menjadi santri, memperjuangkan Asmarani.
Maka apa yang ia pilih? Bertahan atau menyerah?
Apapun itu, untuknya tetaplah simalakama.