Kabur Aja Dulu

Nadya Suhendra
Chapter #20

Rumah Sesungguhnya

Bagai panen buah semangka di musim kemarau, hidup tiga sahabat ini dilimpahi keberkahan sejak tiba di Melbourne beberapa waktu yang lalu. Punya pekerjaan, dompet penuh dan mendapat kenalan baru.

Siapa sangka? Arhan dan Felix sekarang menjadi karib mereka. Setiap ada waktu, kelimanya kumpul bareng saat akhir pekan. Sekadar nongkrong di kafe, nonton festival musik, pun menyaksikan pertandingan kriket. Dari sinilah benih-benih cinta mulai tumbuh di antara mereka.

Setahun di Australia, Sandrinna menerima pengakuan cinta dari bibir Felix. Pria yang usianya terpaut 4 tahun lebih muda darinya.

“San, kau tidak perlu jawab sekarang. Aku akan tunggu sampai kau siap mengatakan pilihanmu.”

“Tapi, kita ini beda. You’re younger than me. Perjalananmu masih panjang.”

Kala itu Felix masih menempuh pendidikan S1 di bidang Teknik. Pria berdarah Indonesia-Austalia ini tak menyerah mengejar cinta Sandrinna.

Dua tahun kemudian, dr Andre datang menyusul Kemala ke Melbourne. Saat mendengar kabar Kemala berhenti kerja dari mulut ke mulut, Andre bagai bujang lapuk yang kehilangan arah hidup. Setelah dihajar renjana habis-habisan, ia akhirnya memutuskan untuk mengambil cuti selama beberapa bulan ke Australia. Semua demi cintanya pada Kemala. Andre tidak ingin lagi melewatkan kesempatannya untuk menyatakan cinta pada Kemala. Ia menghubungi Kemala, menanyakan alamatnya di Melbourne. Kebetulan saat itu Kemala dan karibnya sedang pesta barbeque di teras apartemen.

“Oh, sepertinya aku pernah melihat pria ini,” tunjuk Kemala spontan.

“Aku sepertinya juga,” pikir Sandrinna.

Seketika mereka beradu tatap. “Jay Idzes,” ujar keduanya kompak.

“Hah?” Andre bingung.

Arhan dan Felix terbakar api cemburu melihat wanita yang mereka suka memuji ketampanan Andre terang-terangan. Padahal, mereka berdua juga sama tampannya. Di antara mereka hanya Arhan dan Jena yang merupakan sepasang kekasih. Cinta pandangan pertama di bandara kala itu, membuat Arhan dan Jena terikat takdir percintaan sejak 2 bulan lalu. Hubungan mereka lagi manis-manisnya.

Tahun ketiga di Melbourne, Kemala dan Andre resmi berpacaran. Dokter spealisasi itu sering bolak-balik Indonesia-Australia untuk menemui cintanya. Walau hubungan mereka masih seumur jagung, Andre mantap ingin melamar kekasihnya itu tahun depan.

Hanya hubungan Sandrinna dan Felix yang tak memiliki kemajuan. Pria ini sungguh tak mengerti jalan pikir Sandrinna. Hingga suatu momen, Jena dan Kemala memberitahunya tentang luka masa lalu yang Sandrinna alami. Cinta pertamanya meniggalkan ia secara sepihak.

“Jadi, itu alasannya.”

Lihat selengkapnya