Kabur ke Rumah Paman Seto

Paman Bulan
Chapter #1

Prolog

Di ruang tengah sebuah rumah kecil di pinggir sawah, seorang bocah masih berseragam SMA membuka buku puisi asal saja.

​Ia mengambil bolpoinnya dan mulai menggambar bebas di halaman puisi yang kosong. Ia tersenyum. Ia membayangkan wajah marah pamannya saat tahu kalau bukunya telah ia coret-coret.

​Seorang lelaki dengan celemek muncul dari arah dapur.

​"Makan dulu, Keponakanku," ucap lelaki itu dengan nada riang.

​"Baiklah, Pamanku," jawab si bocah SMA tak kalah riang sembari menutup buku puisi dan meletakkan bolpoinnya.

​Ketika mereka berjalan menuju dapur, si keponakan terus tersenyum melihat wajah pamannya yang ceria, yang belum tahu kalau bukunya baru saja dicoret-coret.

Lihat selengkapnya