Kamar Gelap Merah

kholid alamsyah
Chapter #25

Lembaran yang Belum Dibaca

Reno berlutut di sudut studio, tepat di hadapan dua kardus cokelat yang ditinggalkan Nara. Lakban yang mengunci kardus kedua sedikit terkelupas, memamerkan tumpukan buku-buku fotografi berdebu dan beberapa bingkai foto berukuran kecil yang sengaja ditelungkupkan.

Shena yang sedang menyiram tanaman sukulen di dekat jendela menghentikan aktivitasnya. Gerakan tangannya membeku saat melihat Reno menarik keluar sebuah bingkai foto berlis perak dari dasar kardus.

"Kamu boleh membuangnya kalau tidak ingin melihatnya, Mas," bisik Shena ragu.

Reno tidak menjawab seketika. Ia menyapu debu tipis di atas kaca bingkai itu dengan ibu jarinya. Di dalam foto itu, seorang pria berwajah mirip dirinya—namun dengan tatapan mata yang jauh lebih lelah dan cemas—sedang merangkul seorang wanita berambut sebahu yang tersenyum tipis ke arah kamera. Nara.

Reno menatap foto itu cukup lama. Shena menahan napas, mengamati tiap detik perubahan di wajah Reno, mencari-cari apakah ada kilatan emosi, denyut rasa sakit, atau pecahan kenangan yang mungkin memercik kembali di kepala pria itu.

Lihat selengkapnya