Kamar Gelap Merah

kholid alamsyah
Chapter #32

Sentuhan di Antara Bayangan Krisan

Malam makin larut di kawasan alun-alun Kota Tua. Suara kendaraan yang melintas di jalan utama perlahan menyusut, digantikan oleh deru angin malam yang membawa aroma tanah basah dan laut dangkal.

Di dalam studio, seluruh lampu pameran telah dipadamkan. Hanya ada satu lampu gantung di atas meja kerja yang menyala, memproyeksikan bayangan lembut dari pot krisan kuning ke atas permukaan lantai kayu.

Reno dan Shena duduk berdampingan di sofa kulit tua di sudut ruangan. Di atas meja rendah di hadapan mereka, dua cangkir teh yang sudah dingin menyisakan uap tipis yang hampir sirna.

"Mas Reno," suara Shena memecah keheningan yang syahdu di antara mereka.

"Ya, Shena?"

"Pernahkah... sekali saja dalam dua bulan ini, kamu merasa penasaran dengan pria bernama Reno yang dulu?" Shena memutar cangkir tehnya pelan, matanya menatap pendar lampu yang memantul di permukaan air teh. "Pria yang dulu pernah menjadi restorator foto yang sangat terkenal, pria yang pernah dicintai oleh Mbak Nara, pria yang pernah menyimpan trauma hebat di kepalanya... Apakah kamu tidak pernah ingin mencarinya kembali?"

Lihat selengkapnya