Kamar Tidur

N'zyna
Chapter #1

Tempat tidur

Tubuh Ayka basah kuyup setelah hampir lima belas menit diguyur hujan deras selama perjalanan pulang. Kali ini ia memilih tidak berlindung di bawah jas hujan buatan berbahan plastik, yang terlalu berisik beradu dengan angin. Siapa yang masih memakai jas hujan semacam itu hari ini? mungkin ada, termasuk ayahnya, tapi minoritas. Jas plastik itu berbentuk layaknya jas hujan ponco dengan versi yang lebih panjang. Panjangnya melebihi motor supra ayahnya, dan cenderung lebih panjang ke bagian belakang.

Gadis itu terlalu lelah untuk berada dalam kebisingan antara suara jas dengan deru hujan. Lagi pula guyuran air membuatnya lebih rileks setelah seharian melakukan aktivitas tiada henti. Bahkan ia baru ingat kalau kotak makan siangnya masih utuh tanpa sedikitpun ia sentuh. Entah makanan apa yang ibunya masukan ke dalam kotak itu. Yang jelas, ia harus segera memakannya diam-diam setibanya di rumah sebelum ibunya mengomel.

Hujan belum juga berhenti bahkan setelah motor supra x tanpa sayap yang ia naiki masuk ke halaman rumah. Ayka masuk terburu-buru dengan harapan ibunya sudah tidur. Lagi pula waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Lalu, ya, harapan itu terkabul.

Hanya butuh waktu sepuluh menit untuk membersihkan diri, gadis itu segera masuk ke kamarnya sembari menyeret tas. Setelah menutup pintu kamar, ia mulai mengeluarkan laptop dan menyalakannya. Kotak makan itu akhirnya ia keluarkan juga. Ada nasi dingin dan telur mata sapi diatasnya. Lalu seperti biasa, ia akan makan bersamaan dengan jari-jarinya yang mulai menari di atas keyboard. Lagi.

Lihat selengkapnya