KAMU LUKA YANG TAKBISA AKU BENCI

goresan_pena
Chapter #3

KETERGANTUNGAN EMOSIONAL

Seiring berjalanya waktu aku mulai bergantung pada bima secara emosional. Aku akan merasa sangat sedih saat bima sibuk dan tidak ngasih kabar. Aku akan merasa aku salah atau aku telah menyinggung bima pada saat aku dan bima tidak komunikasi. Tapi aku tidak berisik, aku memendam semua perasaan ku. Aku hanya minta maaf jika bima cuek dan aku merasa ada yang salah dengan omonganku.

Hubungan aku dan bima sama seperti sebelumya. Hanya saja ada rasa di dadaku yang meronta² dan ingin selalu berkomuni kasih dengan bima. Rasa yang semakin hari semakin mengebu gebu dan tidak terkendalikan. Akhirnya aku mencoba menjauh dari bima agar sesuatu yang mengebu gebu dan bergemuruh di dadaku bisa sedikit tenag. Agar egoku tidak menganggu bima karana aku bukan siapa siaapanya bima.

Besok hari aku kembali ke perpustakaan karana buku yang aku pinjam udah aku baca semua dan memang biasanya aku selalu rutin satu kali seminggu ke perpustakaan dan dihari yang sama.

Sewaktu aku sampe di perpustakan aku mengambil beberapa buku seperti biasanya. Aku duduk dan membaca beberapa buku sebelum pulang. Seperti biasa saat asik membaca buku, bima selalu datang dan dudk di sebelah aku. Biasanya aku menaruh tas di bawah meja, tapi hari ini aku taro tas di kursi tempat biasa bima duduk. Aku sengaja karana aku mau jauh dari bima. Bima pun menghampiri aku dan tersenyum.

Bima mengambil buku setelah itu bersiap untuk dudk " ayu aku izin dudk ya, tas mu mau di taruh dimana ni ?."

" Biarin aja disitu kamu duduk di meja sebelah aja kan banyak yang kosong tu."

Bima pun kaget dan mengangkat alisnya " kamu kenapa sih ayu ?. Biasanya aku duduk disini ngak ada masalah kan ?."

Aku hanya diam, lalu melirik bima yang kebingungan " ya udah siniin tas aku ".

Bima pun mengangkat tas aku dan menyerahkan ke tangan aku. Aku mengambil tasnya dan merapiin buku buku yang aku ambil tadi.

" Kamu udah mau pulang kah ayu ?. Tumben kamu jam segini udah mau pulang ?."

Aku hanya diam, tidak menjawab bima. Aku mengambil buku² dan pindah di meja sebelah. Aku sekilas melirik ke arah bima yang kebingungan. Bima hanya diam saja, bima kebingungan dan lanjut duduk. Bima diam sebentar lalu lanjut membaca buku.

Sewaktu aku keluar dari perpus bima menghampiri aku. "Kamu kenapa ayu ?. Lagi nggak mood ya ?. Sini cerita biar kamu lega.

Aku hanya diam saja, meninggalkan bima yang kebingungan. Setibanya di rumah aku buka hp dan ternyata bima udah cht aku. Bima nanya aku nggak mood kenapa, bima juga ajak aku pergi jajan agar mood aku balek lagi. Aku hanya diam dan baca cht bima dari notif, aku tidak membalas. Satu minggu pun berlalu, aku cuekin bima dan ngak pernah balas chtnya.

Sewaktu di perpus bima langsung samperin aku tampa mengambil buku terlebih dahulu.

Bima duduk " ayu kamu kenapa sih ?."

Aku hanya diam saja cuekin bima dan lanjut baca buku.

Bima pun kesal, bima menarik buku yang aku baca dan menaruh di atas meja. " Kalau aku ada salah ngomong ayu."

Lihat selengkapnya