Almira terbangun sebelum matahari menyentuh ufuk. Rumah masih sunyi, udara pagi menggantung dingin di antara dinding-dinding yang terlalu ia kenal.
Ia mandi tanpa tergesa. Menata rambut, memilih pakaian dengan tangan yang bergerak otomatis. Tas-tas disusun, barang-barang dibereskan. Bukan karena terburu-buru, tapi karena ia tidak ingin tinggal lebih lama di kamar ini.
Ada masa ketika ia merindukan ruangan ini.
Saat pertama kali memasuki rumah Erdoğan, ia merindukan kamar ini, merindukan kehidupan sebagai Almira Hassan.
Namun pagi ini, kamar itu terasa sempit. Waktu berjalan lambat, seolah memaksanya menetap dalam perasaan yang ia simpan rapi. Sehari terasa seperti setahun.
Almira menarik napas dalam.
Ia tidak ingin berpikir terlalu jauh. Jadi ia memilih bergerak.
Erdoğan bangun tak lama kemudian. Ia terkejut menatap Almira yang sudah berpakaian lengkap dan duduk di sofa. Rapi dan tenang. Seperti seseorang yang siap pergi.
"Günaydın," ucap Almira lebih dulu. "Aku sudah menyiapkan pakaianmu."
Erdoğan menatapnya sejenak. "Kau tidak menunggu sarapan dengan orang tuamu?"
"Ada tempat yang ingin kudatangi untuk sarapan," jawab Almira ringan. "Mau ikut?"
Erdoğan meneliti wajah Almira. Melihat senyum dan raut wajahnya yang bersemangat.
"Ya," jawabnya singkat lalu masuk ke kamar mandi.
Pukul enam pagi, mereka sudah berada di bawah, berpamitan pada kedua orang tua Almira.
"Kenapa tidak menunggu sarapan bersama?" suara ibunya terdengar datar.
"Maaf, Feride Anne," jawab Erdoğan sopan. "Ada meeting mendadak pagi ini. Lain kali kami akan berkunjung lagi."
Ibunya mengangguk. "Baiklah."
Tidak ada raut kecewa di wajah ibunya. Dan entah kenapa, melihat itu justru membuat Almira merasa lega.
Perasaan yang segera diikuti rasa bersalah.
Mereka sarapan di rooftop restoran. Dari kejauhan, Bosphorus berkilau diterpa matahari pagi.
"Ada tempat lain yang ingin kau kunjungi?" tanya Erdoğan di sela kopinya.
Almira berpikir sejenak. "Tidak. Tapi aku ingin berjalan-jalan. Apa ada rekomendasi?"
"Ada," katanya. "Tapi kurasa kau tidak akan terkesan."
"Di mana?"