Blurb
Bagi Shafira, cinta hanyalah gema dari suara piring pecah dan teriakan yang menghancurkan masa kecilnya. Tumbuh dalam bayang-bayang kegagalan pernikahan orang tuanya, ia memilih mengasingkan diri sebagai guru honorer di pelosok Ciwidey—bersembunyi di balik jalanan berlumpur dan pengabdian yang sunyi. Ia merasa tak layak dicintai, apalagi setelah sebuah malam ta"aruf yang hancur mempermalukan harga dirinya.
Namun, di tengah hamparan sawah dan dinginnya desa pedalaman, Shafira bertemu Sofyan. Lelaki petani dengan tangan kasar namun memiliki hati yang hangat. Saat sebuah kecelakaan fatal merenggut kesempurnaan fisiknya dan sisa-sisa harapannya, Sofyan datang membawa tawaran yang tak masuk akal: cinta yang melampaui raga.
Akankah Shafira akhirnya berani memaafkan masa lalu dan melangkah?