KECANTIAN ZULAIKHA
Nama Zulaikha semakin dikenal di Desa Jokarno bahkan sampai di luar desa itu. Zulaikha kini tumbuh menjadi gadis desa yang cantik rupawan. Banyak pemuda yang mulai suka dengan gadis anak Pak Josepuro penjual tembakau di pasar.
“Zulei ... kapan kamu menikah, nduk? Bapak simbokmu sudah semakin tua kamu harus segera tentukan laki-laki pilihanmu.” Zulaikha terdiam membisu kata-kata sang bapak begitu menyiratkan kesedihannya.
“Bapak dan simbok sebenarnya Zulei masih ingin sekolah setinggi-tingginya. Ingin meraih cita-cita yang dulu sempat Zulei inginkan. Tetapi kalau bapak dan simbok menginginkan Zulei menikah, Zulei tak bisa berbuat apa-apa, Zulei nurut dengan keputusan bapak.
“Simbok juga ingin kamu punya suami yang bisa bimbing kamu dan menjaga kamu, jika bapak dan simbok sudah tidak ada lagi.”
“Simbok kok ngomong begitu?” terasa Zulei matanya mulai sembab, mendengar perkataan simboknya. Kalau-kalau tak lama lagi mereka akan pergi.