Kau dan Aku Selamanya

AdisCill20
Chapter #1

Bab 1. Kedekatan orang tua Tasya dengan keluarga Broto

Bab 1. Kedekatan orang tua Tasya dengan keluarga Broto


Keluarga Broto adalah teman dekat keluarga Pranata. Mereka berteman dari sama-sama memulai usaha masing-masing dari nol. Pertemanan yang indah. Saling support, walau mereka beda bisnisnya. Waktu Tasya kecil, Tasya maupun Randi anak Broto cukup akrab. Mereka biasa bermain boneka dan juga main mobil-mobilan. Kadang Randi yang ikut bermain boneka, kadang Tasya yang ikut bermain mobil-mobilan dan tembak-tembakan. Kadang bermain rumah tangga-rumah tanggaan, kadang bermain polisi-polisian dan tentara-tentaraan. Mereka sangat akrab dan kalau ada yang melihat anak berdua ini bermain akan gemes sekali melihatnya.

Itu kejadian ketika Randi masih kecil sampai berumur delapan tahun dan Tasya kecil sampai berumur lima tahun. Kedekatan itu terjadi karena kedua keluarga saling kunjung mengunjungi, ketika saling berkunjung kedua anak kecil ini, Randi dan Tasya selalu diajak. Jadi mereka sangat akrab. Pertemanan kedua anak ini putus ketika keluarga Broto, orang tua Randi pindah ke luar negeri. Sekarang keluarga Broto kembali ke Jakarta. Sedang Randi dan Tasya sekarang kedua anak ini sudah dewasa. Randi sekarang berumur dua puluh delapan tahun dan Tasya berumur dua puluh lima tahun dan mereka berdua juga sama-sama sudah menyelesaikan pendidikan S2 dan mereka berdua juga sudah bekerja di perusahaan keluarga masing-masing.


Siang itu di sebuah restoran


Orang tua Randi, Broto dan isteri sedang berada di sebuah cafe menunggu Pranata dan isterinya. Sambil menunggu mereka memesan minuman dan aneka kue yang ada. Tidak lama dari kejauhan terlihat Pranata dan isterinya memasuki cafe. Melihat keluarga Pranata dan isteri datang, Broto dan isteri berdiri menyambut Pranata dan isteri. “Mari silahkan duduk Pra dan indah.”

“Iya, ma kasih.” Ucap Pranata.

Sebelum duduk mereka bersalaman dulu, Indah dan Nuri saling cupika-cupiki pipinya. Lalu setelah bersalama mereka duduk. Kemudian memesan makanan dan minuman. Sambil minum dan makan kue, Nuri memulai pembicaraan. “Tidak terasa kita sudah sama-sama tua ya. Tidak ada yang kena penyakit gulakan? Cafe ini minuman dan kue-kuenya untuk orang yang kurang mengonsumsi gula dan manisnya juga gula yang aman bagi penderita diabetes...”

“Cafe untuk orang tua,” Broto menyela pembicaraan Nuri.

“Benar itu, kita sudah tua. Harus bisa menjaga makanan,” Ucap Pranata.

Lihat selengkapnya