Kau dan Aku Selamanya

AdisCill20
Chapter #7

Bab 7. Tasya kembali ke rumah

Bab 7. Tasya kembali ke rumah

Tasya merasa nyaman tinggal di apartemen walau tempatnya agak jauh dari kantor. Tasya sudah lebih dari satu minggu tinggal di apartemen. Tepatnya sepuluh hari dari keberangkatan papa dan mama traveling. Hari ini papa dan mama pulang traveling, papa dan mama meminta Tasya untuk menjemput mereka di bandara. Tapi Tasya mengatakan kalau Tasya tidak bisa. Tasya masih terus menghindari papa dan mama. Akhirnya papa dan mama pulang dengan taksi. Dan selama papa dan mama perjalanan pulang travelingnya, Tasya berdebar-debar menunggu kedatangan papa dan mama. Bagaimana pun Tasya takut papa dan mama akan marah kalau tahu Tasya pindah ke apartemen atau mama akan jatuh sakit. Karena Tasya tahu mama itu sangat menyanyanginya, dan sangat takut kalau Tasya kenapa-kenapa. Mama akan selalu memikirkan Tasya dan karena berpikirnya di porsir akhirnya mama akan jatuh sakit, kalau sudah begitu akan repot semuanya. Pikir Tasya. Soalnya itu sering terjadi. Tapi Tasya berharap tidak demikian, jadi Tasya bisa nyaman tinggal di apartemennya.

Selama menunggu papa dan mama sampai di rumah dan mendapat kabar dari pembantu dan tukang kebun di rumah, Tasya berdebar-debar di kamarnya duduk di tempat tidur dengan handphone dekat dirinya. Tidak dipegang, hanya diletakkan di tempat tidur. Dan Tasya terus memandangi jam dinding. “Sebentar lagi sampai ini di rumah.” Ucap Tasya sendiri. Dan benar saja, sepuluh menit kemudian handphone Tasya berbunyi. Dari mama, Tasya ragu untuk mengangkatnya. Tapi karena handphonenya berbunyi terus akhirnya Tasya angkat juga hadphonenya. “Ya, halo ma.” Ucap Tasya. “Tasya dimana,” kata mama langsung. “Kami mau kesana.” Tasya menghela nafas panjang. Tidak mungkin beralasan sibuk. Tasya diam saja, tapi handphone tidak dimatikannya.

“Sya, kata mbok Inem Tasya pindah ke apartemen ya? Apartemen siapa? Ngapain tinggal di apartemen? Rumah kita besar dan mewah terus isinya cuma beberapa orang, anak papa dan mama cuma kamu. Sepilah rumah kalau Tasya tidak di rumah. Dimana alamatnya, papa dan mama mau ke sana sekarang....”

Akhirnya Tasya menjawab, “Papa dan mama istirahat saja. Percayalah Tasya baik-baik saja. Tasya aman dan nyaman di apartemen.”

“Nggak bisa gitu,” ucap mama memotong pembicaraan Tasya. Tasya cepat mematikan handphonenya.

Tasya berpikir nanti papa dan mama akan menemuinya di kantor dan Tasya merasa malu kalau papa dan mama datang ke kantor. Akhirnya Tasya mengirim chat di whatsap. Mengatakan Tasya segera otw ke sana. Tapi setelah itu Tasya kembali ke apartemennya. Mama membalas chat Tasya, baiklah ditunggu. Balas mama.

Lihat selengkapnya