Kebangkitan Putri Garuda

Novia dewi
Chapter #18

Ujian Tanpa Kekuatan

Sinar matahari pagi menembus celah-celah dedaunan basah, membiaskan pendar keemasan di atas tanah hutan. Meski terbitnya sang surya membawa kehangatan baru, raut wajah Anggari masih dibayangi warna pucat.

Lingkaran hitam mengelilingi matanya, gurat kelelahan mental dari siksaan alam bawah sadar semalam masih membekas jelas. Namun, seperti biasa, ia menegakkan bahunya, berusaha menyembunyikan rasa lesu itu serapat mungkin dari pandangan Bayu.


"Kita berangkat sekarang?" tanya Anggari dengan suara yang sengaja dikuat-kuatkan.



Bayu mengangguk tanpa banyak bicara. Kedua ksatria itu mengepakkan sayap spiritual mereka. Mereka membelah udara pagi, melintasi hamparan lautan hijau pepohonan menuju celah perbukitan batu yang menjulang tinggi di kejauhan.



Namun, saat bentang alam di bawah mereka berganti menjadi lembah berbatu hitam yang dikelilingi jurang terjal, keanehan terjadi.



Tepat ketika mereka melintasi batas udara puncak bukit misterius itu. Aura spiritual di punggung Anggari mendadak redup secara drastis. Kekuatan sayap Garuda yang di kepakkan Anggari perlahan memudar.


"Bayu... ada apa dengan—"


Belum sempat Anggari menyelesaikan kalimatnya, Sayap Garuda di punggungnya meluruh dan lenyap tanpa sisa. Daya angkat yang menopang tubuhnya hilang begitu saja.

Anggari menjerit pelan saat tubuhnya meluncur bebas jatuh menuju bebatuan tajam di dasar jurang.


"Anggari!" seru Bayu terkejut.


Lihat selengkapnya