Kehangatan Baru

Dyah Anggraini
Chapter #23

Warung Blok M

Sejalan dengan membaiknya keadaan ekonomi, warung kami bertambah ramai. Letaknya di blok M, kawasan paling sibuk di Jakarta Selatan. Kami melayani pengunjung untuk sarapan hingga makan malam.

Ibu menata termos nasi di meja. Lauk yang menemani nasi uduk ditata di dalam etalase. Nasi uduk ala Betawi dimasak seotentik mungkin. Ada telur balado yang membuat muka merah karena cabe rawit, semur betawi yang gurih kaldu sapi, orek tempe bertabur cabe hijau, jengkol, petai, sambal kacang, emping, yang semua menerbitkan selera.

           Nasi uduk sudah tentu menjadi menu tetapku untuk sarapan. Awal penjualan nasi uduk, ibu memberi diskon harga sehingga pengunjung mengular seperti yang dilihat Oca di koran. Harga aslinya tak terlalu mahal. Dari keuntungan penjualan menu nasi, ibu bisa membayar bunga dan pokok utang di koperasi. Ibu juga menambah menu bubur ayam di warung blok M. 

Ketika petang menyapa Jakarta, lampu-lampu hias di kawasan warung-warung tenda menghidupkan langit malam yang makin pekat. Nasi uduk dan bubur ayam masih banyak peminatnya hingga jauh malam. 

Lihat selengkapnya