Kehangatan Baru

Dyah Anggraini
Chapter #29

Mbak Inem

Sejak kami sibuk mengurus cabang yang baru, Mbak Inem sendiri di rumah pada siang sampai malam hari. Sesudah semua pesanan terkirim, ia membersihkan rumah, lalu mengerjakan pekerjaan utamanya yaitu mencuci dan menyetrika pakaian.

           Setelah makan siang ia istirahat di kamarnya. Kamar Mbak Inem di lantai atas. yang terdiri dari 1 kamar tidur dan kamar mandi, tempat mencuci dan menjemur pakaian. Inem lebih suka berbaring di lantai yang dingin, sambil menikmati angin dari pintu yang terbuka.

Sungguh Inem merasa beruntung bisa terus bekerja pada ibu. Ketika ayahku tidak lagi tinggal di rumah, Mbak Inem sempat merasa takut memikirkan nasibnya. Inem takut ibu akan mengurangi pengeluaran dengan tidak memakai tenaganya lagi. Sebab ia tahu benar sulitnya keadaan bagi perempuan yang bergantung pada penghasilan suami.

Hal itu juga terjadi pada dirinya ketika suaminya lari dengan gadis remaja. Inem tak tahu harus bagaimana mencari uang. Seorang calo pembantu rumahtangga membawa Inem ke Jakarta. Inem dikurung dan belum juga dicarikan pekerjaan dalam waktu lama. Teman Inem mengatakan bahwa mereka hendak diberangkatkan ke luar negeri. Mereka sedang menunggu dokumen dilengkapi.

“Apa kerja kita nanti?” tanya Inem cemas.

Lihat selengkapnya