Blurb
"Cinta itu laksana ikan di dalam kolam; ia akan merasa senang dan hidup dengan tenang jika air kolamnya jernih."
Bagi Ghazy Arkana, seorang arsitek lansekap yang tenang dan memegang teguh prinsip syariat, hidup dan perasaan harus selalu terjaga kejernihannya dari segala endapan ego dan kebohongan. Sementara bagi Samaira Fathia, seorang seniman penuh warna, dunianya kerap mendadak cemas dan keruh ketika badai ujian hidup menerpa.
Dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan, keduanya belajar merajut kasih sayang di atas fondasi Mahabatullah. Namun, ketika badai fitnah finansial dan ujian kesehatan menerpa, air kolam rumah tangga mereka mendadak keruh. Jarak pandang memudar, menyisakan kecemasan dan cobaan yang menguji kesabaran.
Mampukah Ghazy dan Samaira menyaring setiap keraguan dan menjaga kejernihan hati mereka? Ataukah badai dunia justru menenggelamkan cinta yang mereka bangun?
Temukan kisah perjalanan cinta Islami yang puitis, menyentuh hati, dan penuh makna tentang arti ketulusan, kesabaran, dan cinta yang bermuara pada rida Sang Pencipta.