Blurb
Sebelum meninggal, Ana meminta satu hal terakhir pada suaminya—
membalas email sahabatnya, Amanda. . . atas namanya.
Sebuah kebohongan kecil.
Yang seharusnya hanya sementara.
Namun seiring waktu, Rama tidak hanya menulis sebagai Ana—
ia mulai hidup di dalamnya.
Di sisi lain, Amanda—fotografer liar yang terbiasa menghadapi ancaman dan kesunyian hutan—
perlahan menyadari. . .
orang yang ia ajak bicara,
bukan lagi Ana.
Tapi seseorang. . .
yang mengerti dirinya dengan cara yang sama.
Dua orang yang sama-sama kehilangan.
Dua orang yang sama-sama berbohong.
Dan satu kebenaran yang semakin dekat untuk menghancurkan semuanya.
Jika sebuah kebohongan bisa menyelamatkan seseorang. . .
apakah itu tetap salah?