Tap...
Tap...
Tap...
Suara sepatu para perawat terdengar nyaring di lantai rumah sakit.
"Cari di area tangga darurat! Tadi Suster Rina bilang ingin mengecek keadaan Luna, tapi saat sampai di kamarnya, pasiennya tidak ada di tempat tidur!" Suara tegas Suster Maya memantul di dinding koridor."
***
15 menit sebelumnya...
"Bunga Mawar yang cantik" ucap Luna saat melihat Bunga Mawar yang terkena sedikit sinar matahari.
Dari balik jendela kaca lantai tiga Gedung Melati bangsal khusus perawatan ortopedi dan penyakit dalam dewasa, Luna sudah mengamati bunga mawar putih yang kemarin masih menguncup kini mulai mekar dari balik jendela kamar ruang rawat inapnya. Kuncup itu perlahan membuka diri, memperlihatkan warna putih yang cantik.
Ia melirik jarum jam dinding di atas badnya. Jam tujuh lebih lima belas menit. Momen tepat dimana para suster sedang sibuk melakukan handover pergantian sif di meja jaga ujung koridor, termasuk suster Maya perawat senior yang terkenal ketat dan memiliki indra keenam untuk menemukan pasien kabur.
"Pasti Suster Maya sedang sibuk jam segini" gumam Luna yang sudah hafal jadwal Suster Maya, Ini adalah waktu yang pas untuknya bisa kabur dari kamarnya.
Rasa pening langsung menyerang kepalanya, membuat pandangannya sedikit berkunang-kunang saat ia mencoba melangkah menuju pintu kamarnya. Luna memejamkan mata sejenak, menghela nafas panjang.
"Ayo, Luna. Cuma jalan sebentar saja kok. Kamu pasti bisa," gumamnya menyemangati diri sendiri.
Ia meraih tiang infus yang setia mendampinginya. Roda-rodanya agak berkarat dan sering kali mengeluarkan bunyi derit halus, jadi Luna membungkus bagian roda dengan beberapa lembar tisu basah yang sudah ia keringkan untuk meredam suara. Ia mengenakan kardigan rajutnya untuk menutupi selang infus yang menempel di tangannya, lalu perlahan menjangkau gagang pintu.
Cklek...
Koridor lantai tiga sangat lengang. Suara ramai dari ruang perawat terdengar jauh di ujung lorong. Luna menyelinap keluar, melangkah berjinjit sambil menuntun tiang infusnya, ia berjalan pelan berusaha tidak menimbulkan suara berisik.