3 telur rebus, sayur kukus dan sebuah apel berada di atas piring plastik. Itu adalah menu sarapan Lysander pagi ini, pagi kemarin dan pagi yang akan datang.
Sebuah kombinasi yang membuat siapa pun bosan jika harus disantap tiap hari, bahkan raut wajah Lysander tidak bisa berbohong.
Senyum di wajah pria itu hampir berubah saat ujung kedua bibirnya agak bergetar.
Namun sekali lagi, ia mengingatkan dirinya sendiri bahwa itu lebih baik daripada harus pergi keluar.
Lysander kembali tersenyum sambil menatap piring plastik yang berada di depannya.
Bukan hanya Lysander yang berada di meja makan itu. Ayahnya, ibunya dan juga kakak perempuannya duduk mengitari meja kayu tersebut.
Ketiga anggota keluarga tersenyum di saat melihat Lysander yang makan dengan lahapnya.
“Hei, kak Dina, mau main ular tangga setelah ini?” tanya Lysander yang hampir menghabiskan sarapannya.
“Tentu saja, ayo kita main!” jawab Dina yang begitu antusias.
Sang pria 25 tahun itu menyelesaikan makanannya kemudian memasukkan piring plastik tadi ke dalam lubang yang berada di sisi kotak besi yang berada tepat di tengah-tengah meja.
Dina berjalan ke salah satu ruangan yang terhubung dengan ruang tempat mereka berada saat ini.
Selain lorong menuju kamar tidur, ada 4 ruangan lain yang terhubung langsung dengan ruang tempat meja makan berada. Hanya satu ruangan yang memiliki pintu, 3 ruang lainnya tidak.
Salah satu ruangan tanpa pintu itu adalah ruang bermain sekaligus ruang baca. Ruangan berbentuk lingkaran dengan radius 5 meter saja. Tidak terlalu besar tapi cukup untuk kegiatan ringan seperti membaca.
Lemari dan rak buku yang bersandar di tembok memperlihatkan koleksi buku bacaan, buku bergambar, serta beberapa permainan beraneka ragam bentuk.
Namun, tujuan Lysander dan Dina bukanlah permainan papan yang memiliki bentuk fisik, melainkan permainan digital.
Semua permainan dan simulasi digital tersimpan dalam sebuah kotak besi besar yang berada di tengah ruangan.
Dengan ukuran 1 meter persegi serta tinggi yang tidak lebih dari 30 cm, kotak besi tersebut bisa dikategorikan sebagai meja.