Keluar(ga)

UBI Master
Chapter #22

21. Ilusi Yang Nyata.

Hari baru menyambut, Ananda sudah terbangun dengan kondisi yang relatif sehat, Lysander menjadi lebih ceria setelah mengetahui ibunya sudah sadar, Dina tidak lagi menegur hologram Lucian dengan penuh kekesalan, hologram Lucian sudah muncul terlebih dahulu di ruang tengah sebelum semuanya terbangun.

Keempat orang itu berkumpul di meja makan dan menunggu sarapan yang akan dihidangkan di atas meja

3 piring besi keluar dari kotak besi yang berada di tengah meja. Piring besi dengan beberapa makanan yang tersaji di atasnya.

Rebusan sayur dan juga telur rebus. Tapi ada satu hal yang berbeda kali ini. Kentang rebus yang telah digiling dan dihaluskan berada tepat di samping telur rebus.

“Oh, sepertinya hari ini adalah hari minggu, dalam jadwal, kentang hanya disajikan di hari minggu,” kata hologram Lucian.

“Kenapa ayah tidak dapat piring?” tanya Lysander yang langsung mengejutkan semua yang ada di ruangan.

“Sander... Ayah sudah makan terlebih dahulu sebelum kau bangun,” kata Dina dengan sigap.

Sang hologram memaksa tersenyum. “I... Iya... Ayah sudah makan tadi. Tidak perlu mengkhawatirkan ayah, hehe...”

Sang bocah lelaki agak cemberut karena mengetahui fakta bahwa ayahnya tidak ingin makan bersama. Kini Lysander menyendok makanan yang ada di atas piringnya. “Aku tidak suka makan sayur setiap hari. Kenapa kita harus makan ini terus?”

“Sayang, ini adalah makanan yang cocok untuk hidup di dalam bunker,” jawab Ananda.

“Tapi –”

“Para robot jahat di luar sana tidak suka sayur, jadi, mereka akan menjauhi sayur,” kata Dina yang langsung memotong cepat. “Tapi mereka tidak akan mengejarku karena aku makan sayur. Kau pasti akan dikejar robot jahat karena kau tidak sanggup makan sayur.”

“Aku sanggup makan sayur!” tegas Lysander sebelum menyantap semua makanannya dengan agresif.

Hologram Lucian tersenyum tipis sementara Ananda terkekeh kecil.

Dan begitulah kehidupan mereka sehari-hari, hampir tidak ada bedanya dengan keseharian normal biasanya ketika dunia masih baik-baik saja. Satu-satunya perbedaan adalah tidak ada yang menyentuh Lucian, karena Ananda dan Dina tahu jika Lucian adalah hologram sementara Lysander tidak ingin sakit.

Terlepas dari fakta bahwa Lysander tidak lagi bisa menyentuh ayahnya, ia tetap bisa berinteraksi dengan Ananda yang kadang memeluk atau mengusap kepalanya dan juga Dina yang masih menjahili Lysander.

 

--------------------------------------------------

 

Lihat selengkapnya