Keluarga Zhang

Rico Sumitomo
Chapter #1

Lembar Pertama

20 Juni 2005

Kedua mata Leo terus memandang gadis yang terbaring lelap di balik jendela kaca besar. Sesaat ia menelan ludah, menaruh telapak tangan kanannya pada jendela, lalu menariknya kembali ke dalam saku saat mendengar pintu kamar di sebelahnya terbuka.

“Bagaimana keadaannya, Sus?”

“Dia sudah lebih tenang sekarang,” jawab perawat muda itu ramah. “Bisa saya lihat lagi luka Anda?”

Pria itu menghela napas sejenak sebelum akhirnya sambil mengulurkan lengan kirinya pada perawat itu.

“I, ini cuma luka biasa. Saya bisa mengobatinya sendiri di rumah.”

“Tidak bisa,” perawat itu memberi tatapan tegas padanya. “Luka Anda harus diobati sekarang juga. Mari ikut saya ke ruang penyembuhan luka.”

Leo terdiam sejenak lalu mengangguk perlahan. Sambil menahan nyeri dari luka cakar di lengannya, ia berjalan mengikuti perawat itu menuju ruang perawatan luka.

“Saya rasa Anda harus mengurangi kunjungan dengan putri Anda untuk beberapa saat,” ujar perawat muda itu sambil membasahi bola kapasnya dengan larutan alkohol. “Episode maniknya kian memburuk dalam sebulan terakhir ini.”

“Oh, sa… saya bukan ayahnya,” Leo meringis perih. “Dia adik saya… adik tiri saya.”

“Yang benar saja,” perawat itu memandang Leo dengan pandangan skeptis. “Umur kalian terpaut cukup jauh untuk seorang adik-kakak. Apa jangan-jangan ayah Anda dulu punya istri muda?”

Leo terdiam. Sepasang bola matanya menggelap.

Lihat selengkapnya