Keluarga Zhang

Rico Sumitomo
Chapter #18

Lembar Kedelapan Belas

"Ini mau sampai kapan kita di sini?"

Kayaknya sampai tua deh, Rob. Soalnya lu ngeyel melulu sih. Kan udah gue bilang. Gue itu lu. Jangan bilang ke dokter kalau lu dikendalikan Roberto dong? Kapan lu bebasnya kalau begitu?

Robert menimbang-nimbang perkataan sosok dari masa depannya itu. Baginya, memang lebih baik berbohong soal suara di kepalanya daripada harus hidup di dalam bangsal ini selama-lamanya.

"Rob! Rob!"

Indra menjentikkan jarinya tepat di wajah temannya itu, berusaha untuk menyadarkan temannya kembali ke dunia nyata.

"Tadi siapa yang ngomong?"

"Hah?"

"Tadi siapa yang ngomong di kepala kamu?"

"Oh, nggak," Robert melambaikan tangannya ke arah Indra. "Nggak ada siapa-siapa?"

"Terus tadi kenapa kamu bengong?"

"Ya… itu…" Robert menggaruk-garuk kepalanya. "Cuma mikir kapan aku bisa keluar dari sini sih?"

"Ya kamu minum obat yang teratur dong," ucap Indra. "Nanti kalau kamu nggak halusinasi lagi, dokternya pasti kasih kamu keluar kok."

"Yakin? Bukannya semua ini ada di kehendak author?"

"Author?" Indra mengernyit. "Kamu pikir kita ada di dalam novel?"

"Hm, bisa jadi. Ini mungkin adalah sebuah novel drama keluarga dan bagian dari saga lintas generasi, jadinya dia menambah adegan cerita yang tadinya fokus di masa lalu kembali ke masa kini biar tulisannya terkesan holistik."

"Kamu ini ngomong apa sih?" Indra setengah tertawa. "Kalau ini memang novel, genrenya apa coba? Komedi?"

Lihat selengkapnya