Rani tepaksa harus meninggalkan Kala saat ia mendengar panggilan Ratna.
Awalnya ia ingin membiarkan perempuan tua itu memanggilnya hinga lelah lalu memutuskan untuk mendelegasikan apapun yang ia inginkan darinya ke orang lain, tetapi perempuan tua itu nampaknya keukeuh agar Rani yang harus membantunya. Terlebih lagi, Rani merasa tidak enak dengan Kala yang terlihat terganggu dengan panggilan nyaring Ratna. Rani mendesah, “aduh. Aku harus ke sana!”
Sayang sekali, padahal Rani ingin tinggal lebih lama hingga menyaksikan lukisan bunga kembang sepatu itu selesai.
“Ke sanalah, disuruh masang gantung-gantungan itu.”
Perempuan itu teringat kalau besok adalah hari piodalan. Ia permisi kepada Kala yang mengangkat kepalanya dari kanvas untuk mengangguk sebentar.
Kemudian, Rani menghampiri Ratna yang sudah mendumel. “Tch! Ke mana orang itu?” katanya.