Blurb
Bagi Nara, senja bukan lagi warna langit yang menenangkan, melainkan perpisahan yang abad. Setiap kali jingga memudar, kenangan tentang pelukan hangat sang ibu kembali menghantuinya. Dulu, mereka sering duduk bersama menanti malam. Kini, Nara harus belajar merangkai sisa kenangan itu sendirian. Akankah ia terus tenggelam dalam penyesalan di ujung senja?