Kenangan di Ujung Senja

Nurhafizatur Rahmi
Chapter #16

JejaK Langkah

Layar monitor di hadapannya menampilkan dokumen yang sejak dua jam lalu enggan ia selesaikan Surat Pengunduran Diri. Huruf-huruf hitam di atas latar putih itu seolah mengejek Nara. Di luar jendela, langit Jakarta mendung, senada dengan gemuruh di dalam dadanya. Selama lima tahun terakhir, ia adalah Nara: seorang manajer pemasaran yang disegani, wanita karier yang selalu pulang membawa target. Namun, malam ini, semua pencapaian itu harus ditukar dengan satu keputusan mutlak.

Nara menatap cincin kawin di jari manisnya, lalu mengalihkan pandangan ke layar ponsel yang menampilkan pesan dari suaminya, Arga.

Nggak apa-apa kalau kamu mau lepas jabatan itu, Ra. Keluargamu butuh kamu, dan ibumu butuh anaknya di rumah.”

Napas Nara tercekat. Kalimat itu menenangkan, sekaligus menyisakan rasa perih yang tak kasat mata. Ia baru saja mengorbankan masa depannya sendiri untuk menyeimbangkan ego dan tanggung jawab sebagai ibu.

"Ra? Belum pulang?"

Lihat selengkapnya