Kenangan di Ujung Senja

Nurhafizatur Rahmi
Chapter #36

Mengenang Masa Kecil

Suara bising kendaraan yang lalu lalang di jalan raya seolah meredup, tergantikan oleh suasana khidmat di antara bapak dan anak tersebut. Bapak mengaduk buburnya perlahan, lalu menatap Nara yang sedang sibuk merapikan kantung-kantung belanjaan di samping kursi mereka. Tatapan mata tua itu begitu lekat, memancarkan rona kebahagiaan sekaligus keharuan yang mendalam.

"Nara," panggil bapak pelan, memecah keheningan di antara mereka.

Nara mendongak, langsung memberikan perhatian penuh. "Iya, Pak? Ada yang kurang buburnya? Mau Nara pesankan sate usus lagi?"

Bapak menggeleng sambil tersenyum tipis, lalu meletakkan sendoknya. "Bukan, Nak. Bapak cuma mau bilang... terima kasih ya. Bapak benar-benar tidak menyangka kamu mau mengambil keputusan sebesar ini untuk mutasi kerja dan pulang ke rumah."

Lihat selengkapnya