Kenangan di Ujung Senja

Nurhafizatur Rahmi
Chapter #54

Keutuhan Keluarga

Malam hari di ruko "Kembali Ke Masa", beberapa jam setelah panti asuhan selesai dirapikan. Hujan gerimis membasahi jalanan di luar, menciptakan suasana yang tenang dan hangat. Nara sedang duduk di meja kerjanya, merapikan sisa-sisa cetakan foto pameran ke dalam kotak kayu tua pemberian ibunya. Tiba-tiba, pintu kaca ruko berbunyi pelan. Pak Wijaya melangkah masuk dengan jaket yang sedikit basah. Wajahnya yang biasa keras dan kaku, malam ini tampak sangat lelah namun menyiratkan kelembutan.)

Nara Terkejut, langsung berdiri dari kursinya  "Ayah? Kok malam-malam ke sini? Hujan di luar, Yah. Biar Nara buatkan teh hangat dulu."

Pak Wijaya Mengangkat tangan perlahan, menghentikan langkah Nara "Tidak usah, Ra. Bapak cuma sebentar. Tadi Ayah sengaja lewat panti asuhan tempat kamu membuat acara sore tadi."

Nara Agak gugup, takut ayahnya menganggap aksinya membuang-buang uang "Ah... soal panti itu. Nara cuma ingin menyumbangkan foto-foto hasil restorasi dan mendoakan Ibu, pak. Nara tidak bermaksud"

Pak Wijaya Memotong kalimat Nara, suaranya parau dan bergetar "Ibu Pengasuh panti tadi menceritakan semuanya kepadanya. Tentang bagaimana anak-anak di sana tertawa melihat foto-fotomu... dan tentang bagaimana kamu memimpin doa untuk ibumu dengan begitu tulus."

Lihat selengkapnya