Ketika Sulung Perempuan Memikul Banyak Derita dan Berakhir Menjadi Pembunuh

Oleh: Autami Anita

Blurb

"Aku tidak mau dilangkah. Aku tidak mau mengalah lagi."
"Kalau begitu, menikahlah, lalu adikmu menyusul." Bapak memberikan perintah yang lebih gila lagi.
"Memang, Gemintang mau dinikahkan dengan laki-laki seperti dia? Di depan orang-orang dia mengatai Gemintang pelacur!."
"Bukan urusanmu. Harus ada yang tanggung jawab." Kali ini Mama yang bersuara.
"Ah, ya." Laela tersinggung. "Ini bukan urusanku. Urusanku itu hutang orang tua dan uang sekolah adik-adik, ya?"
"Laela!"
"Kenapa juga, namaku Laela? Orang-orang memanggilku Lele! Ya, ikan Lele! Gemintang, Bintang dan Lintang. Kenapa cuma aku yang beda sendiri? Lele itu ikan kolam yang makan tahi!"
"Dalam situasi ini, kamu mempermasalahkan itu? Kamu ternyata masih anak-anak!"
"Ya! Aku masih anak-anak. Aku ini anak Mama juga! Jadi, di antara anak-anak Mama, kenapa cuma aku yang selalu berkorban?"
*
Dalam hati, Laela mulai menghitung teman-temannya yang sudah menikah. 32 tahun, usianya. Cuma dirinya yang tersisa.
Bagaimana mau menikah? Cinta pertamanya pergi karena dirinya terlalu sibuk. Tabungannya habis untuk bayar hutang Mama, dan sekolah adik-adik. Sekarang, Gemintang yang dibiayainya malah mau melangkahinya. Benar-benar tragis.
Dua bulan--waktunya sesingkat itu untuk menikah, kalau tidak mau dilangkahi. Pada akhirnya, dia menikah dengan terpaksa, dengan orang yang berakhir mati di tangannya.

Lihat selengkapnya