Ketuk Dua Kali Kalau Berantakan

Bianda S.
Chapter #12

Orang yang Tidak Ikut Pulang

Perempuan itu datang sore hari, di jam tanggung ketika gang kami sedang antara ramai dan sepi, anak-anak sekolah sudah masuk, bapak-bapak belum pulang kerja, dan cuma beberapa ibu yang masih mengobrol di depan rumah sambil pura-pura menjemur yang sudah kering.

Aku tidak tahu dia siapa waktu itu. Aku cuma dengar suara dari teras, suara perempuan yang bertanya dengan nada tertentu, nada yang kupelajari dari bertahun-tahun mendengar orang bicara di depan pintu kos: nada orang yang sudah melatih dirinya terdengar santai tapi di bawahnya ada sesuatu yang tegang.

"Banyu ada?"

Aku sedang di dapur. Aku tidak keluar. Dari tempatku berdiri, aku bisa mendengar percakapan itu lewat jendela yang terbuka, angin sore membawa suara-suaranya masuk bersama bau asap sate dari warung ujung gang.

Banyu keluar. Aku dengar langkahnya di lantai kayu, beda dari langkahnya yang biasanya, lebih lambat, seperti orang yang sudah tahu siapa yang menunggu dan sedang memutuskan kecepatan yang tepat untuk menghadapinya.

Lalu senyap selama beberapa detik. Kemudian suara perempuan itu lagi, lebih pelan: "Ibu kira kamu nggak di sini."

Ibu. Aku berhenti mengaduk.

"Ibu cari dari mana?" suara Banyu, datar.

"Pak Darto. Dia masih kenal ibu dari dulu." Jeda. "Banyu, Ibu cuma mau ngobrol. Nggak ada yang lain. Ibu nggak minta apa-apa."

Keheningan yang lebih panjang. Aku meletakkan sendok pelan-pelan, karena mendadak setiap bunyi kecil terasa seperti gangguan.

"Kita ngobrol di luar," kata Banyu akhirnya.

Suara langkah menjauh ke arah gang. Pintu teras berdehem, pergi, bukan datang.

Aku berdiri di dapur selama mungkin dua menit, memegang sendok yang tidak perlu kupegang, menatap air di panci yang sudah mulai mendidih tanpa ada yang perlu direbus. Di lantai atas, Tika sedang siaran. Juno sedang bicara sendiri, bukan ke orang, ke dokumen skripsinya. Rara menyapu koridor dengan ritme yang terlalu teratur untuk sekadar menyapu. Rumah berjalan seperti biasa, tidak tahu ada yang sedang terjadi di luar.

Lihat selengkapnya