Saat aku SD, kira-kira tahun 2008, jika ditanya apa cita-cita kami, hampir semua cita-citanya ingin menjadi PNS. Contohnya seperti guru, polisi, tentara, menteri, sampai presiden. Terkadang juga ada yang beda sendiri seperti menjadi ustad. Lucunya yang cita-citanya menjadi ustad adalah anak paling nakal di kelasku. Tidak kusangka, cita-citanya sangat mulia. Kabarnya sekarang? Dia dikeluarkan dari sekolah, karena sering bolos.
Sekarang tahun 2019. Masa sudah berbeda, jika ditanya anak-anak zaman sekarang cita-citanya apa? Sudah pasti mayoritas ingin jadi Youtuber.
Yah, seperti yang kulakukan dengan teman-temanku saat ini. Awalnya channel yang kami bangun hanya untuk kepentingan tugas sekolah, tapi kok yang lihat tugas kami sampai ratusan? Akhirnya kami memutuskan untuk mengembangkan channel tersebut.
Kontennya? Gado-gado. Mulai dari kegiatan sekolah yang membosankan, kelakuan para murid saat jam kosong. Modelnya anak sekelas, tentu saja kami harus izin mereka dulu.
Dan baru-baru ini sedang tren konten horor. Namun kurasa, konten mereka tidak ada 'wah'-nya sama sekali, hanya konten uji nyali di tempat angker. Tidak menampilkan apa-apa. Ada pun, sangat terlihat bohongnya.