Kisah Cinta Naruto Dan Ino

Teori Montella
Chapter #9

Kesempurnaan

Malam yang Panik dan Penuh Harapan


Suatu malam, Ino terbangun karena rasa aneh di perutnya.

Naruto, yang tidur di sampingnya, langsung panik begitu melihat ekspresi Ino.


“Ino… apa… apa ini…?” gumamnya terbata-bata.


Ino menggenggam tangannya.

“Ini waktunya… bayi kita akan lahir, Naruto.”


Naruto hampir tidak percaya. Ia menatap Ino dengan mata besar dan gemetar.

“Kita… kita bakal jadi orang tua?! Aku nggak siap! Tapi… aku siap!”


Mereka berdua segera dibawa ke rumah sakit Konoha. Sepanjang perjalanan, Naruto terus menenangkan Ino sambil berusaha menahan gugupnya sendiri.



Rasa Sakit yang Menjadi Harapan


Di ruang bersalin, Ino berjuang, tapi selalu menatap Naruto.

“Naruto… jangan panik ya. Aku butuh kamu tetap tenang,” katanya lemah tapi tegas.


Naruto menggenggam tangannya sekuat tenaga.

“Aku nggak akan kemana-mana, Ino. Aku ada di sini… selalu,” jawabnya sambil menahan air mata.


Saat menit demi menit berlalu, Naruto menyadari sesuatu.

Ia tidak hanya menunggu bayi lahir.

Ia menunggu momen yang akan mengubah hidup mereka selamanya.

Lihat selengkapnya