Lampu neon warung kopi memantulkan cahaya putih pucat ke atas aspal yang basah. Langit malam sepenuhnya gelap.
Di hadapan mereka, Pria berjaket ojol mengambil satu langkah ke kiri. Sopir pikap tua ikut bergeser. Tukang parkir menendang pembatas parkir ke samping lalu berjalan pelan mendekat. Dua pemuda berkaus oblong turun dari teras warung.
Di belakang mereka, seorang pria yang tadi sibuk merokok ikut berdiri. Jalan menuju SUV perlahan tertutup tubuh-tubuh mereka.
Skye mencengkeram erat ranselnya, napasnya memburu tertahan di tenggorokan. "Bas..." panggilnya gemetar.
Baskara merendahkan sedikit pusat gravitasinya, merentangkan kedua tangan dengan jemari setengah mengepal, menempatkan tubuhnya tepat di garis depan.
"Di belakang gue," ucapnya pendek, datar, tanpa keraguan.
Seseorang dari sisi kiri melompat maju, tangannya menerkam tali ransel Skye.
Baskara berputar setengah lingkaran, menangkap pergelangan tangan penyerang itu, memelintirnya tajam ke arah luar sendi, lalu menghantamkan lututnya tepat ke paha dalam pria tersebut.
Bruk.
Pria itu roboh ke tanah, mengerang tertahan tanpa sempat berteriak.
Baskara memanfaatkan momentum tubuh penyerang pertama yang terjatuh sebagai penghalang, mendorong tubuh itu ke depan, lalu menghantamkan siku telak ke dada lawan kedua. Kakinya menyapu bersih pijakan lawan ketiga dalam satu gerakan sapuan melingkar.
Helm full-face melayang dari arah kiri. Baskara memiringkan kepala. Helm itu meleset beberapa senti dari pelipisnya, menghantam kaca etalase minuman di belakang.
Brak!
Botol-botol kopi kemasan berjatuhan ke lantai.
Belum sempat pecahan kaca berhenti bergulir, Baskara menendang helm yang masih menggelinding itu.
Duk!
Helm meluncur menghantam tulang kering pria lain yang baru berlari mendekat.
"Agh!" Pria itu kehilangan pijakan. Tubuhnya menabrak dua rekannya sendiri hingga ketiganya jatuh bertumpuk.
Pintu warung sebelah terbuka, seorang pria keluar sambil masih menggenggam gelas kopi plastik. Dari gang sempit, dua pengendara motor mematikan mesin lalu berjalan cepat mendekat. Seorang kurir yang baru turun dari motornya melepas helm, melemparkannya ke tanah.
Baskara baru saja menjatuhkan satu orang ketika tiga wajah baru sudah menggantikan posisi mereka. Dua tangan mencoba menangkap bahunya bersamaan. Baskara menjatuhkan berat badannya, pegangan itu terlepas. Ia memutar tubuh di sela keduanya, mendorong salah satu hingga bertabrakan dengan temannya sendiri.
Bruk.