Klub Merah Jambu

Ayuning Dian
Chapter #35

Seperti Kelinci Yang Lucu


“Wah, belum genap sebulan join, udah dapat penggemar aja, Nik,” puji Kuncoro setelah mendapatkan cokelat gratis dari Niken.

Yang dipuji hanya tersipu. “Kak Kun bisa aja. Ini buat kita semua, kok. Cuma emang dititipin ke aku,” bantahnya.

San, Orlin, dan Bella menerima hadiah itu dengan senang hati, kecuali Juno yang masih terfokus ke laptop. Senyum Niken canggung saat remaja itu mengabaikannya.

“Guys, bulan depan sekolah kita ngadain lomba. Berhubung acaranya mewajibkan tiap kelas untuk berpartisipasi, jadi kita bakal sibuk dengan kelas kita masing-masing. So, aku pikir klub mau hiatus dulu. Gimana menurut kalian?” San meminta pendapat.

“Aku juga ikut lomba, jadi nggak mungkin bisa handle klub. Bisa keteteran,” sahut Kuncoro sambil mengunyah cokelat.

“Aku pula udah di-booking buat bantu yang ikut lomba tari.” Bella menimpali seraya membuka bungkus cokelat. “Kau ikut lombakah, Lin?”

Orlin menggeleng. Cokelat yang dikunyahnya jadi terasa pahit saat mengingat tak ada yang menawarinya untuk ikut lomba. Padahal dia tertarik bergabung dengan tim debat bahasa asing yang diikuti kelasnya.

“Kalau gitu, bantulah aku urus anak-anakku nanti kalau aku tak sempat siram mereka,” imbuh Bella yang diiyakan si adik kelas.

“Kamu nggak ikut lomba, Nik?” tanya San pada Niken.

“Ikut, Kak. Aku join tim debat nanti. Doakan, ya!” jawab Niken.

“Wah, keren! Good luck!” San mengacungkan jempol. Niken membalasnya dengan senyum lebar. “Jadi, sah ya, klub hiatus dulu sampai urusan lomba selesai.”

Semua mengangguk setuju.

“Kak Juno ikut lomba nggak?” tanya Niken setelahnya, tetapi reaksi yang didapatkan tak sesuai harapan. Oetomo muda baru saja memasang earphone dan kembali fokus ke laptop.

Kuncoro nyengir. “Lagi ngurus saham perusahaan, Nik. Maklumin aja,” candanya.

Niken mengangguk. Dia tak ambil hati soal sikap abai Juno padanya.

“Lin, pulang bareng, yok! Aku udah lama nggak main ke rumah kamu.”

Orlin mengangguk semangat. Mereka membereskan meja sebelum berpamitan. Dua gadis itu bercanda ria sambil bergandengan.

Lihat selengkapnya