Orlin kebingungan saat mendapati bunga anggrek itu layu. Hal serupa terjadi pada bunga lainnya, pun daun-daunnya menguning. Gadis itu panik saat memeriksa bonsai putri malu yang daunnya sudah setengah mengering. Dia memeriksa tanahnya yang masih lembab lalu mengecek tanaman lainnya.
Tak lama Bella datang. Derap langkahnya cepat dan tergesa. Tanpa menghiraukan taman mininya, gadis Batak itu langsung menuju tanaman putri malu. Dia terkejut, terpekik singkat saat melihat wasiat sang papa dalam keadaan sekarat.
“Kenapa pula ini, Lin?” tanyanya setengah menuntut. Matanya berkaca-kaca. Wajahnya memerah.
“Kak Bel … aku juga nggak tahu. Tadi pagi masih nggak apa-apa pas aku siramin,” aku Orlin sambil meremas jari. “Gimana, Kak?”
Bella mengeluh. Dia meninggalkan putri malu untuk beralih ke taman mini. Sebagian besar bunga di sana menyusut, lunglai. Daunnya menguning dan rontok. Bahkan tanaman lili air sudah mengering. Dia mengambil gembor lalu memeriksa isinya. Keningnya mengernyit saat mendapati sesuatu.
“Lin, ini kau campur pupuk kah?”
Orlin buru-buru menghampiri. Dia ikut memeriksa air dalam gembor yang dipakainya menyiram. Agak terkejut mendapati airnya sedikit keruh dan berbau.
“Kok …,” gumamnya keheranan.
Bahu Bella luruh. Dia mendengkus lirih.
“Kan aku sudah bilang, nggak usah banyak kali kau kasih pupuk. Seminggu sekali saja. Kalau tiap hari macam begini ya mati semua tanamanku,” jelas Bella.
Orlin menggigit bibir sebab rasa bersalahnya datang. Terlebih nada bicara kakak kelasnya itu dirasa agak ketus.
“Maaf, Kak,” cicitnya.
Bella berdecak. Dia menatap Orlin yang menunduk sambil mengelus-elus lengannya sendiri. Kemudian beralih ke putri malu.
“Sudahlah, biar aku rawat ini sendiri,” katanya dan segera memeluk wasiat tanaman sang papa.
Orlin masih di sana sepeninggal Bella. Angin sore membelai rambut pendeknya yang terurai. Sejenak kemudian dia menatap ke arah taman. Bunga-bunga layu itu seperti meratap tanpa daya.
Dia pulang dengan lesu dan sesal yang menetap. Ketika itu, Linggar mengirimkan pesan.
[Linggar: bsk mlm mingguan yok]