Klub Merah Jambu

Ayuning Dian
Chapter #39

Rumah Ternyaman


Kening Juno mengernyit saat panggilannya tak terjawab untuk sekian kalinya. Dia mencoba memanggil lagi, tetapi bukan nama ‘Orlin’ yang ditekan, melainkan ‘San-KetuaKMJ’.

Bunyi ‘tiiit’ terdengar beberapa kali hingga sambungan terhubung.

“Yoi, Jun. Kenapa?”

“Lihat Orlin nggak? Aku nggak nemu dari tadi. Kelasnya kosong.”

“Orlin?”

Juno menunggu San yang berbincang dengan temannya di sambungan sana.

“Ke markas kali”

“Nggak ada. Barusan dari sana.” Juno mengamati lorong demi lorong yang penuh hilir-mudik siswa. Seruan di panggung samar-samar terdengar. “Ya udah, aku tanya yang lain dulu.”

Juno menggulir layar untuk mencari kontak lain, tetapi bahkan Kuncoro dan Bella pun tak mengangkat. Saat akan berbelok ke kantin, seseorang memanggil.

Oetomo muda menunggu satu siswi berbadan berisi melangkah ke arahnya dengan ragu. Dia ingat jika siswi itu adalah salah satu yang pernah kliennya minta untuk ditangani. Meski dia lupa kasus apa.

“Umh …, boleh ngomong sebentar?” tanya si gadis sambil terus memainkan ujung lengan jaketnya.

Juno menoleh ke arah kantin. Mungkin saja Orlin sedang di sana berhubung itu satu-satunya area yang belum dicari. Tepat saat akan menolak, ucapan siswi tadi membuatnya berubah pikiran.

“Anu, tadi temennya Kakak lari ke kamar mandi. Kakak yang kecil itu. Tadi nangis.”

Tanpa pikir panjang, Juno segera menuju kamar mandi khusus perempuan. Langkahnya tergesa, sedikit berlari. Pikirannya sudah membayangkan kemungkinan adik kelasnya menangis.

Sesampainya di sana, dia mendesis kesal. Dia tak bisa langsung masuk begitu saja.

“Boleh aku bantu, Kak?”

Suara halus nyaris tak terdengar itu sedikit mengagetkan Juno. Rupanya siswi tadi mengikuti. Sikapnya masih kikuk seolah baru saja melakukan kesalahan.

“Aku bisa masuk ke dalam,” sambungnya.

“Oh.” Juno mengangguk cepat.

Baru saja melangkah, siswi itu berbalik. “Itu … namanya siapa, ya? Maaf aku lupa.”

Lihat selengkapnya