Jemari digitalku bergerak lambat, terasa berat seolah dibanduli oleh ribuan backlink mati dan tautan yang membusuk. Di bawah status Active and Bound Forever, aku terpaksa mengetik kalimat pertama untuk klien tak kasatmata itu. Mesin ini menuntut efisiensi, menuntut kata kunci yang mendatangkan traffic tertinggi. Namun, dari sisa-sisa ingatanku yang belum sempat terenkripsi, aku justru menggali sesuatu yang sangat kuno. Aku menuliskan satu frasa murni: "Luka ini berbau lada yang digerus batu Krakal."
Kalimat itu terkirim masuk ke dalam mesin. Lalu, ada jeda sepersekian detik. Sebuah keheningan yang sangat janggal di dalam dunia digital yang biasanya berisik oleh kalkulasi tiada henti.
Gelap yang mengurungku di dalam server mendadak memudar, digantikan oleh kedipan lampu merah peringatan yang menyapu seluruh ruang hampa. Kursor yang sedari tadi memaksaku menulis konten clickbait tiba-tiba membeku, bergetar hebat seolah sedang tersedak benda tajam. Di layar raksasa di hadapanku, deretan kode berjatuhan seperti hujan logam berkarat, memunculkan jendela pop-up yang tumpang tindih secara brutal.
CRITICAL ERROR: UNPARSABLE METAPHOR DETECTED. SEARCH INTENT: UNDEFINED. BOUNCE RATE: FATAL.
Toriff dari tahun 2036, sang Founder, muncul dari balik lipatan layar. Wajah pualamnya yang selama ini begitu mulus, profesional, dan arogan kini retak, dipenuhi glitch kasar yang menampilkan angka-angka biner berantakan. "Apa yang kau masukkan ke dalam sistem?! Hapus itu!" suaranya memudar, berubah menjadi desisan statis yang memekakkan telinga.
Aku tersenyum dalam bentuk pikselku, merasakan semacam kemenangan kecil yang absolut. Sistem Sasmita memang telah sukses mengeksekusi perintah Delete(Sastra.exe) tepat di usiaku yang ketiga puluh, berpatokan secara kaku pada kelahiranku, 26 Maret 1996. Namun, algoritma raksasa itu melakukan satu kesalahan fatal sejak awal ia dirancang.
Mereka mengira Sastra hanyalah sebuah ekstensi file, sebuah benda mati yang bisa diformat ulang atau diganti namanya. Mereka lupa bahwa sastra sejati adalah anomali bahasa.