KOSMOS: DI BAWAH LANGIT

Dio Septian
Chapter #28

LORE

Pada tahun 4.890 Era Galaksi, manusia sudah bukan lagi makhluk dari satu dunia.

Ini bukan metafora. Ini adalah fakta administratif yang tercatat dalam Registri Populasi Federasi Sistem, dokumen setebal lima ribu halaman yang tidak pernah dibaca siapapun secara lengkap karena tidak ada manusia yang hidup cukup lama untuk menyelesaikannya, bahkan dengan teknologi perpanjangan usia yang sudah berlaku tiga abad terakhir. Di dalamnya, terdaftar tiga ratus dua belas planet berpenghuni, seribu empat puluh tujuh stasiun orbital permanen, delapan puluh sembilan koloni bulan, dan enam megastruktur yang tidak ada kategori administrasinya dan terpaksa dimasukkan ke kolom lain-lain.

Tata surya asal, sistem Sol, dengan planet biru kecilnya yang dulu disebut Bumi, sudah sepenuhnya dikuasai sejak abad ke-tiga puluh satu. Sepenuhnya dalam arti yang paling harfiah: setiap planet, setiap bulan, setiap sabuk asteroid yang mengandung mineral layak tambang, setiap titik Lagrange yang bisa menopang struktur permanen. Mars sudah bukan merah sejak delapan ratus tahun lalu. Jupiter punya tigabelas kota terapung di lapisan atmosfer teratasnya. Di orbit Saturnus, cincin itu tidak lagi hanya batu dan es, di sela-selanya ada rel transportasi yang panjangnya dua kali keliling planet.

Dan setelah tata surya, bintang-bintang.

Lihat selengkapnya