KOSMOS: DI BAWAH LANGIT

Dio Septian
Chapter #29

Epilog

LOG PRIBADI TEODAN VETH

TAHUN KOLONI KE-12 TAHUN KE 4.201

KOORDINAT: DIHAPUS

Aku tidak tahu bagaimana cara menuliskan ini.

Dua belas tahun menjadi insinyur survei sistem bintang, enam tahun di tim kolonisasi, dan aku tidak pernah menghadapi situasi yang tidak ada protokolnya. Selalu ada formulir. Selalu ada prosedur. Selalu ada rantai komando yang bisa diikuti kalau kamu tidak tahu harus melakukan apa.

Tidak ada protokol untuk ini.

Kami menemukannya di bulan kesembilan, ketika tim pengeboran sumur air menekan terlalu dalam dan tabung sensor mereka menangkap sesuatu yang tidak bisa mereka jelaskan. Aku pikir itu anomali peralatan. Aku kirim tim kedua. Lalu tim ketiga. Pada tim ketiga itulah Maris menangis, dan Maris tidak pernah menangis, tidak satu kali pun dalam enam tahun aku kenal dia, dan ia berkata dengan suara yang tenang justru karena terlalu besar untuk disuarakan keras:

"Teodan. Planet ini sudah bangun."

Aku tidak percaya waktu itu.

Sekarang, dua belas tahun koloni, empat ribu dua ratus satu hari, setelah semua yang kami dokumentasikan dan verifikasi dan dokumentasikan lagi karena tidak percaya pada dokumentasi pertama, sekarang aku tidak tahu bagaimana cara tidak percaya.

Ia ada. Di bawah kita, di dalam planet ini, terjalin di antara lapisan batu dan tanah dan akar-akar yang lebih tua dari kata-kata manusia mana pun: sesuatu yang hidup. Sesuatu yang, dengan caranya sendiri yang tidak punya padanan di semua bahasa yang pernah kami pelajari, sudah mencoba berbicara sejak hari pertama kami mendarat.

Kami terlalu sibuk membangun ladang untuk mendengar.

Hari ini aku mengirim laporan terakhirku ke Federasi.

Bukan laporan yang sebenarnya. Laporan yang sebenarnya sudah aku bakar tiga hari lalu di tungku dapur, bersama salinan kedua dan ketiga dan semua catatan lapangan yang menyebut kedalaman di bawah tujuh ratus meter. Yang aku kirim adalah laporan bersih, planet layak huni, kondisi tanah subur, cuaca stabil, potensi agrikultur kelas satu, tidak ada anomali signifikan.

Semua itu benar. Hanya ada satu hal yang tidak aku tulis.

Koloni ini sepakat. Semua dua ratus tujuh belas orang. Tidak ada yang dipaksa, tidak ada yang diancam, kami hanya duduk bersama selama tiga malam dan berbicara tentang apa yang kami temukan dan apa artinya dan apa yang akan terjadi kalau Federasi tahu, kalau korporasi-korporasi itu tahu, kalau orang-orang yang melihat planet hanya sebagai sumber daya yang belum diekstrak tahu bahwa di bawah planet ini ada jaringan yang lebih luas dari semua infrastruktur yang pernah manusia bangun.

Kami sepakat untuk diam.

Bukan karena takut, meski ada yang takut, aku juga takut, ketakutan adalah respons yang masuk akal terhadap hal-hal yang terlalu besar. Tapi terutama karena ini: ia tidak menyakiti kami. Dua belas tahun kami di sini, ribuan kali interaksi yang kami dokumentasikan, dan tidak satu kali pun ia mencoba menyakiti. Ia hanya mendengarkan. Merespons. Kadang-kadang, dengan caranya yang tidak punya kata-kata itu, seperti sedang bertanya.

Lihat selengkapnya