Sang Penghubung menyetujui perjalanan itu dalam waktu kurang dari satu jam.
Erael tidak terkejut oleh kecepatannya. Vael bukan orang yang memerlukan waktu lama untuk keputusan yang sebenarnya sudah ia pertimbangkan sejak sebelum pertemuan mereka, keputusan yang tinggal menunggu informasi yang cukup untuk dikonfirmasi. Yang mengejutkan Erael adalah hal lain: Vael menyediakan kapal kecil yang tidak terdaftar dalam armada Federasi, kapal yang secara teknis ada di bawah administrasi pribadi kediaman Sang Penghubung dan yang karena itu tidak masuk dalam sistem pelacakan militer yang aktif sejak protokol perang diberlakukan.
Ini berarti Vael sudah mempersiapkan kemungkinan ini sebelum Erael datang dengan berita tentang Rakan.
Erael tidak mengomentarinya. Ia hanya menerima kunci akses kapal itu dan pergi.
Stasiun orbital kecil tempat kapal itu ditambatkan berada di orbit rendah Sentra, jauh dari stasiun-stasiun besar yang kini penuh dengan lalu lintas militer. Di sana Erael menghabiskan enam jam menunggu jendela keberangkatan yang aman, waktu di mana ia duduk di ruang tunggu kecil yang berbau logam dan minyak mesin dan menatap layar pemantau yang menampilkan posisi armada-armada dalam konflik secara real time.
Pertempuran orbital kedua baru saja selesai dua hari sebelumnya.
Hasilnya tidak bisa disebut kemenangan siapapun meskipun kedua pihak mungkin akan menyebutnya berbeda dalam laporan resmi masing-masing. Federasi Sentralis berhasil menahan perluasan armada Zaer ke orbit dalam Sentra. Zaer berhasil menghancurkan tiga stasiun pemantau Federasi Sentralis di orbit luar. Korban di kedua pihak ada dan jumlahnya tidak kecil tapi tidak ada yang mau menyebutnya secara tepat di saluran terbuka karena menyebutnya berarti mengakui bahwa ini sudah lebih besar dari yang siapapun rencanakan.
Erael membaca laporan-laporan itu dengan cara yang sama seperti ia membaca dokumentasi medis yang pernah ia bawa ke Zaer: dengan pikiran yang terbuka dan perut yang tidak.
Kemudian jendela keberangkatan terbuka dan ia meninggalkan layar itu.
Perjalanan ke asteroid memakan waktu dua hari, dan di jam ketiga belas Erael menyaksikan sesuatu yang tidak ada dalam rencananya.
Kapalnya melewati jalur yang seharusnya bersih berdasarkan data terakhir yang ia miliki sebelum berangkat, tapi data berubah lebih cepat dari jadwal perjalanan dalam kondisi konflik aktif. Apa yang bersih dua hari lalu tidak selalu bersih sekarang. Erael menyadari ini ketika sensor kapalnya mulai mendeteksi sinyal yang tidak seharusnya ada di koordinat itu, sinyal yang pola frekuensinya ia kenal dari briefing sebelum keberangkatan sebagai penanda keberadaan kapal-kapal tempur aktif.
Ia tidak bisa berbalik. Berbalik berarti melewati area yang sama dari arah yang berbeda dan tidak ada jaminan itu lebih aman. Ia melanjutkan dengan kecepatan yang ia turunkan sampai minimum dan dengan semua sistem aktif kapal dimatikan kecuali yang benar-benar tidak bisa dimatikan.
Pertempuran itu tidak terlihat dari jarak ini sebagai pertempuran.
Ia terlihat sebagai cahaya. Bukan cahaya yang dramatis atau yang mengisi seluruh pandang, tapi cahaya yang ada di mana seharusnya tidak ada cahaya, di titik-titik di antara bintang-bintang yang harusnya gelap. Kilatan yang datang dan pergi dengan ritme yang tidak teratur, terlalu jauh untuk memiliki suara di ruang hampa yang memang tidak meneruskan suara, terlalu dekat untuk diabaikan sepenuhnya.
Erael mematikan layar navigasi utama dan beralih ke manual agar tidak ada sinyal aktif yang keluar dari kapalnya. Kemudian ia duduk dalam gelap kabin kecil itu dan menunggu sampai sensor pasifnya menunjukkan bahwa jalur di depannya sudah cukup bersih untuk dilalui.
Selama dua jam itu ia tidak tidur dan tidak makan. Ia hanya duduk dan mendengarkan sensor dan sesekali menatap jendela kecil di sisi kabin di mana cahaya-cahaya pertempuran itu terlihat seperti bintang yang tidak tahu cara diam.
Veth di punggungnya tidak berpendar. Ia sudah masuk ke kondisi redup yang sama seperti ketika Erael pertama kali meninggalkan orbit Sentra menuju Zaer, kondisi di mana tidak ada Jalinan yang bisa dijangkau dan organisme kecil itu menarik diri ke mode yang paling hemat, paling bertahan. Erael sudah terbiasa dengan kondisi itu sekarang. Tidak lebih nyaman, tapi lebih dikenal.
Ia menaruh tangannya di punggungnya sendiri, di area di mana Veth menempel, dan merasakan sedikit kehangatan yang masih ada di sana meski sangat redup.
Itu cukup.
Asteroid itu tidak punya nama resmi.
Di peta navigasi Sistem bintang Anttan ia tercatat sebagai nomor koordinat yang panjang, deretan angka yang tidak memberi gambaran apapun tentang seperti apa ia kecuali posisi dan massanya yang terlalu kecil untuk punya gravitasi yang berarti. Permukaannya berbatu dan tidak rata, tidak ada yang bisa disebut tanah dalam pengertian yang Sentralis biasa pahami, hanya agregat mineral yang terkompaksi menjadi bentuk yang tidak dipilih oleh siapapun dan tidak bermakna apa-apa kecuali sebagai sesuatu yang ada di sana.
Erael mendaratkan kapalnya di area yang paling datar yang bisa ia temukan, yang tidak terlalu datar, dan menghabiskan dua belas jam berikutnya menunggu.
Menunggu di ruang angkasa bukan seperti menunggu di mana pun lain yang pernah ia lakukan. Di Sentra, menunggu selalu ditemani Jalinan, selalu ada sesuatu yang bisa didengar meski tidak ada yang dilihat. Di kapal kecil ini, di atas asteroid tanpa nama yang tidak punya apa-apa yang terhubung ke apa-apa, menunggu adalah kondisi yang paling murni dari kata itu: tidak ada yang bisa dilakukan selain ada dan sadar bahwa waktu sedang berlalu.
Ia membaca ulang catatan-catatannya dari negosiasi bulan lalu. Kemudian ia membaca dokumentasi medis yang sama yang sudah ia baca berkali-kali. Kemudian ia menutup semua itu dan duduk dengan tangannya di pangkuan dan tidak melakukan apa-apa selama satu jam, yang terasa lebih panjang dari yang seharusnya.
Rakan tiba di jam ketiga belas.
Erael mendeteksi kapalnya dari sensor pasif dua puluh menit sebelum kapal itu mendarat, kapal yang berbeda dari yang Rakan gunakan ketika menjemput Erael di platform penerimaan Zaer. Lebih kecil. Lebih tua. Jenis kapal yang tidak menarik perhatian karena tidak ada yang istimewa darinya.
Erael menunggu di dalam kapalnya sendiri sampai Rakan keluar dari kapalnya. Kemudian ia membuka pintu.